KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Tidur cukup belum tentu berarti tubuh benar-benar beristirahat. Banyak orang merasa sudah tidur berjam-jam, tapi bangun dengan badan lemas, mata berat, dan sulit fokus sepanjang hari. Kondisi ini tanda bahwa kualitas tidur sedang tidak baik.
Salah satu penyebab paling umum adalah kebiasaan sebelum tidur yang kurang tepat.
Bermain gadget, makan berat menjelang tidur, atau jadwal tidur yang berubah-ubah dapat mengganggu ritme tubuh. Akibatnya, butuh waktu lebih lama untuk terlelap atau justru sering terbangun di tengah malam.
Agar tidur lebih berkualitas, melansir https://poltekkesbandungbaratkab.org mulailah dengan membuat rutinitas sebelum tidur. Kurangi paparan layar gadget, atur amibencekamar agar lebih nyaman, dan biasakan tidur di jam yang sama setiap hari.
Aktivitas seperti membaca buku, mandi air hangat, atau latihan relaksasi seperti meditas juga bisa membantu tubuh lebih siap untuk beristirahat.
Selain itu, perhatikan pola makan dan aktivitas harian. Konsumsi kafein di sore atau malam hari, kurang olahraga, hingga stres yang menumpuk sering menjadi penyebab tidur terasa tidak nyenyak.
Jadi kalau selama ini tidur terasa “asal tidur”, mungkin yang perlu dibenahi bukan durasinya, tapi kualitasnya.(*)
Editor : Ayu Oktaviana