KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Banyak orang mulai rutin berjalan kaki atau jogging demi menurunkan berat badan.
Namun tak sedikit yang akhirnya kecewa karena angka timbangan tak kunjung bergerak meski sudah rutin berolahraga.
Dokter dan edukator kesehatan dr Adam Prabata mengungkapkan penurunan berat badan sebenarnya lebih banyak ditentukan oleh defisit kalori dibanding olahraga semata.
“Penurunan berat badan utamanya ditentukan oleh defisit kalori,” tulisnya melalui akun X, Selasa (26/5/2026).
Menurut dr Adam, aktivitas fisik seperti jalan kaki maupun lari memang membantu tubuh membakar kalori.
Namun hasilnya tidak akan maksimal apabila pola makan tetap tidak terkontrol. Hal itu ia kutip dari A Meta-Analysis of Pedometer-Based Walking Interventions and Weight Loss.
“Olahraga seperti jalan kaki atau lari membantu membakar kalori, tapi berat badan akan tetap sulit turun jika pola makan tidak dikontrol,” jelasnya.
Dokter peraih gelar Ph.D Medical Sciences dari Kobe University itu menyebut salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah munculnya rasa aman setelah berolahraga.
Akibatnya, seseorang justru makan lebih banyak karena merasa sudah membakar kalori saat latihan.
“Kadang orang yang sudah olahraga justru merasa aman untuk makan lebih banyak karena merasa sudah olahraga, sehingga defisit kalori tidak tercapai,” lanjutnya.
Padahal, prinsip utama penurunan berat badan adalah memastikan jumlah kalori yang keluar lebih besar dibanding yang masuk ke tubuh.
Jika asupan makan tetap berlebihan, olahraga saja tidak cukup membuat berat badan turun secara signifikan.
Meski begitu, dr Adam menegaskan jalan kaki maupun lari tetap memiliki manfaat besar bagi kesehatan dan dapat membantu proses penurunan berat badan apabila dikombinasikan dengan pola makan yang baik.
“Kalau dikombinasikan dengan diet yang teratur, jalan kaki maupun lari sama-sama terbukti mampu membantu menurunkan berat badan, namun memang secara gradual,” katanya.
Penelitian yang dibahas dr Adam berasal dari meta-analysis mengenai intervensi jalan kaki berbasis pedometer terhadap penurunan berat badan.
Hasil penelitian menunjukkan aktivitas berjalan kaki rutin memang efektif membantu menurunkan berat badan secara bertahap.
Karena itu, melansir https://poltekkesbogorkab.org masyarakat disarankan tidak hanya fokus pada olahraga saat ingin menurunkan berat badan.
Mengatur pola makan, menjaga konsistensi dan membangun gaya hidup sehat dinilai jauh lebih penting dibanding mengejar hasil instan dalam waktu singkat.(*)
Editor : Agus Pramono