KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Perubahan bentuk jari tangan ternyata tidak selalu sekadar faktor keturunan atau bentuk alami tubuh. Dalam dunia medis, kondisi ujung jari yang membulat disertai kuku melengkung ke bawah bisa menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan serius di dalam tubuh.
Kondisi ujung jari yang membesar atau membulat dan kuku melengkung ke bawah, melansir dari https://poltekkesindramayukab.org dikenal secara medis sebagai clubbing finger atau jari tabuh. Perubahan bentuk ini biasanya terjadi akibat kekurangan oksigen dalam darah secara jangka panjang atau sebagai respons terhadap penyakit tertentu
Dokter dan edukator kesehatan dr Adam Prabata mengungkapkan kondisi tersebut dikenal dengan istilah clubbing finger.
Penjelasan mengenai clubbing finger yang dibagikan dr Adam merujuk pada publikasi medis Nail Clubbing dalam StatPearls.
“Ini adalah clubbing finger, yang merupakan salah satu tanda kekurangan oksigen kronis di tubuh,” tulisnya melalui akun X, Rabu (27/5/2026).
Menurut dokter peraih gelar Ph.D Medical Sciences dari Kobe University itu, clubbing finger juga dapat menjadi tanda adanya peradangan sistemik yang berlangsung dalam tubuh dalam jangka panjang.
Kondisi ini biasanya ditandai dengan perubahan bentuk ujung jari menjadi lebih membulat, kuku tampak melengkung dan bagian ujung jari terasa lebih lunak dibanding normal.
Ia menjelaskan clubbing finger bukan penyakit utama, melainkan gejala yang muncul akibat gangguan kesehatan tertentu.
“Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan clubbing finger antara lain penyakit paru obstruktif kronis, penyakit jantung sianotik, endokarditis infektif, dan kanker paru,” jelasnya.
Kurangnya oksigen dalam darah secara terus-menerus disebut menjadi salah satu penyebab utama perubahan bentuk jari tersebut. Karena itu, kondisi ini sering ditemukan pada penderita penyakit paru atau jantung kronis.
Menurut dr Adam, penanganan clubbing finger tidak cukup hanya mengatasi perubahan bentuk jari, tetapi harus fokus pada penyakit yang mendasarinya.
“Cara penanganannya adalah dengan mengatasi penyakit yang menyebabkan kondisi clubbing finger tersebut,” ujarnya.
Fenomena ini menjadi pertanda bahwa tubuh sering memberikan sinyal awal melalui perubahan fisik yang tampak sederhana.
Karena itu, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri apabila menemukan perubahan bentuk jari atau kuku yang tidak biasa, terutama jika disertai sesak napas, mudah lelah atau batuk berkepanjangan. (*)
Editor : Agus Pramono