Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bukan Nasi, Ini Pengganti Makanan Pokok yang Aman Bagi Penderita Diabetes

Ayu Oktaviana • Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB
Jagung, bahan pangan yang menopang swasembada pangan. AGUS PRAMONO/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Jagung, bahan pangan yang menopang swasembada pangan. AGUS PRAMONO/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Banyak orang mengira semua makanan pokok punya efek yang sama terhadap gula darah. Padahal, beberapa jenis sumber karbohidrat ternyata memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding nasi putih, sehingga lebih aman untuk penderita diabetes maupun orang yang sedang menjaga berat badan.

Dalam dunia kesehatan, indeks glikemik atau GI digunakan untuk mengukur seberapa cepat makanan meningkatkan kadar gula darah. Semakin tinggi angkanya, semakin cepat pula gula darah naik setelah makan.

Nasi putih termasuk makanan dengan GI cukup tinggi, terutama jika dikonsumsi dalam porsi besar dan tanpa pendamping serat atau protein.

Dari berbagai makanan pokok yang umum dikonsumsi di Indonesia, melansir https://poltekkesbanjarkab.org beberapa jenis ternyata punya kadar gula yang lebih stabil untuk tubuh, seperti:

  1. Ubi jalar
  2. Jagung
  3. Talas
  4. Kentang rebus
  5. Oat
  6. Beras merah
  7. Beras hitam
  8. Shirataki
  9. Porang

Beras hitam dan beras merah misalnya, mengandung serat lebih tinggi dibanding nasi putih karena lapisan kulit ari pada beras masih dipertahankan.

Kandungan serat inilah yang membantu memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

Sementara itu, shirataki dan porang belakangan semakin populer karena rendah kalori dan tinggi serat glukomanan.

Juga dikenal mampu membantu mengontrol nafsu makan sekaligus menjaga gula darah tetap stabil. Tak heran jika kedua jenis “beras sehat” ini mulai banyak dipilih pelaku diet dan penderita diabetes.

Meski begitu, ahli kesehatan mengingatkan bahwa makanan pokok sehat tetap harus dikonsumsi dalam jumlah seimbang. Sebab, pola makan secara keseluruhan jauh lebih penting dibanding hanya mengganti jenis nasi semata.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#makanan pokok #glikemik #protein #gula darah #beras merah