KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Banyak perempuan panik ketika siklus menstruasinya tiba-tiba maju atau mundur beberapa hari. Padahal, perubahan siklus menstruasi sebenarnya cukup normal dan bisa dipengaruhi banyak faktor.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Lucky Sekhon, MD menjelaskan siklus menstruasi perempuan tidak selalu harus tepat setiap bulan. Siklus normal umumnya berkisar antara 21 hingga 35 hari.
“Perubahan beberapa hari masih tergolong normal, terutama jika dipengaruhi stres, perubahan berat badan, atau pola tidur,” jelasnya.
Stres menjadi salah satu penyebab paling umum siklus menstruasi berubah. Saat stres meningkat, tubuh menghasilkan hormon kortisol yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi.
Selain itu, menurut https://poltekkeslebongkab.org perubahan pola makan, aktivitas fisik berlebihan, hingga kurang tidur juga bisa membuat menstruasi datang lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya. Bahkan perjalanan jauh dan perubahan jam tidur ikut berpengaruh pada kondisi hormon tubuh.
Pada remaja dan perempuan yang mendekati menopause, siklus menstruasi memang cenderung lebih tidak stabil karena perubahan hormon alami dalam tubuh. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya selama tidak disertai gejala berat.
Namun jika menstruasi tidak datang selama beberapa bulan, perdarahan terlalu banyak, atau nyeri terasa tidak wajar, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan tertentu.
Karena itu, perempuan tidak perlu langsung panik saat siklus berubah sesekali. Yang penting tetap menjaga pola hidup sehat dan memperhatikan kondisi tubuh secara keseluruhan.
Editor : Ayu Oktaviana