KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Pernahkah Anda merasa penat setelah seharian menghadapi kemacetan atau tumpukan pekerjaan? Sebelum Anda buru-buru membeli kopi mahal atau merencanakan healing ke luar kota yang menguras kantong, ada satu obat stres gratis yang sering kita abaikan yakni mendengarkan musik.
Musik bukan sekadar hiburan pengisi kekosongan. Secara ilmiah, mendengarkan nada-nada tertentu dapat menurunkan hormon kortisol (hormon stres) secara signifikan.
Saat kita mendengarkan musik yang disukai, otak akan melepaskan dopamin, zat kimia yang memicu rasa bahagia. Lebih dari itu, melansir https://poltekkeskotaparigi.org detak jantung dan gelombang otak kita cenderung beradaptasi dengan ritme lagu yang sedang didengar.
Bahkan studi klinis telah lama mengonfirmasi bahwa ritme dan tempo musik secara langsung memengaruhi sistem saraf otonom.
Irama yang konsisten di angka 60 – 80 BPM (ketukan per menit) terbukti secara efektif memicu relaksasi, menurunkan tekanan darah, dan menstabilkan detak jantung akibat kecemasan.
Namun tidak semua musik memberikan efek yang sama. Berikut panduan memilih genre yang tepat untuk kesehatan mental Anda:
1. Cemas dan Panik
Genre musik yang direkomendasikan yakni jenis Klasik, Ambient, atau Instrumen Alam. Dengan mendengarkan jenis musik ini dapat menurunkan detak jantung dan menenangkan saraf.
2. Lelah dan Kurang Fokus
Jenis musik yang disarankan untuk diperdengarkan yakni seperti Jazz dan Lo-Fi. Mendengarkan musik Jazz atau Lo-Fi membantu otak fokus tanpa memberikan stimulasi berlebih.
3. Sedih dan Butuh Motivasi
Mendengarkan musik bergenre Pop Upbeat atau Rock Ringan dapat memicu produksi endorfin hingga meningkatkan energi.
Jadi, buat Anda yang punya mobilitas tinggi, yuk mulai sekarang investasikan waktu 15 menit sehari untuk pasang earphone dan mendengarkan musik favoritmu. Kesehatan mental itu penting, dan memulihkannya bisa semudah menekan tombol play. (*)
Editor : Agus Pramono