Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Sering Dibilang Bikin Gemuk, Ternyata Makan Malam Tidak Sejahat Itu

Miftahul Ilma • Jumat, 29 Mei 2026 | 11:00 WIB
Makan malam bagi kesehatan.(Ilustrasi AI)
Makan malam bagi kesehatan.(Ilustrasi AI)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Banyak orang sengaja menghindari makan malam karena takut berat badan naik. Padahal menurut influencer ahli gizi Citra Tanani, makan malam tidak otomatis membuat seseorang menjadi gemuk.

“Sebagai ahli gizi, cuma mau ngasih tau kalau makan malam itu ga bikin gemuk,” tulisnya melalui media sosial Threads, Jumat (29/5/2026). 

Menurut Citra, kenaikan berat badan lebih dipengaruhi total asupan kalori harian dibanding sekadar waktu makan malam.

“Dengan catatan, makan malam kamu masih dalam batas kalori harian dan tidak terlalu larut malam,” jelasnya.

Ia menyebut makan malam masih aman dilakukan maksimal sekitar pukul 20.00 dengan jeda tidur sekitar dua jam setelah makan.

“Maksimal jam 20:00 dengan tidur maksimal jam 22:00 maka makan malam kamu tidak berkontribusi dalam kenaikan berat badan,” lanjutnya.

Ia menjelaskan banyak orang salah memahami konsep makan malam karena menganggap semua makanan yang dikonsumsi malam hari otomatis berubah menjadi lemak.

Padahal pola makan secara keseluruhan tetap menjadi faktor utama dalam pengaturan berat badan.
Karena itu,  melansir https://poltekkespurwakarta.org mengingatkan agar tidak langsung menyalahkan makan malam selama pola makan dan jumlah kalori masih terkontrol dengan baik.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#makan malam #kalori #berat badan