KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Banyak orang merasa kulit masih aman meski sering panas-panasan tanpa sunscreen. Namun siapa sangka, efek buruk paparan sinar matahari justru sering muncul bertahun-tahun kemudian saat usia mulai bertambah. Mulai dari kerutan, flek hitam, kulit kendur, hingga risiko kanker kulit bisa muncul akibat kebiasaan sepele tersebut.
Indonesia sebagai negara tropis memiliki intensitas matahari yang cukup tinggi hampir sepanjang tahun. Karena itu, risiko kerusakan kulit akibat sinar UV juga lebih besar jika masyarakat tidak melindungi kulit dengan baik. Ironisnya, masih banyak orang yang hanya memakai sunscreen saat liburan atau aktivitas outdoor tertentu saja.
Padahal, sinar matahari tidak hanya berdampak pada kulit luar. Paparan UV berlebihan juga bisa merusak sel kulit secara perlahan dan meningkatkan risiko kanker kulit di masa depan. Risiko tersebut meningkat pada orang yang sering bekerja di luar ruangan atau terbiasa beraktivitas di bawah terik matahari dalam waktu lama.
Ini cara berlindung dari matahari saat berada di luar ruangan:
- Tetap berada di rumah saat puncak terik matahari
- Berteduh sejenak jika berada di area outdoor
- Menggunakan sunscreen/tabir surya dengan kandungan SPF
- Gunakan lipbalm dengan kandungan SPF
- Pakai kacamata hitam
- Gunakan topi atau payung
- Pakai jaket atau baju panjang
Tak hanya itu, paparan sinar matahari berlebihan juga dapat berdampak pada kesehatan mata. Sinar UV yang terus menerus mengenai mata bisa meningkatkan risiko katarak hingga kerusakan kornea.
Karena itu, penggunaan kacamata hitam saat berada di luar ruangan juga penting dilakukan.
Meski demikian, matahari tetap dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan vitamin D. Karena itu, masyarakat dianjurkan tetap mendapatkan paparan sinar matahari pagi secukupnya, sekitar 10 hingga 15 menit, tanpa harus berlebihan.
Dokter menyarankan penggunaan sunscreen minimal SPF 30 setiap hari, termasuk saat berkendara atau sekadar keluar rumah sebentar. Langkah sederhana ini dinilai sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang dan mencegah dampak yang baru terasa saat usia tua nanti.
Editor : Ayu Oktaviana