Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Waspada! Ancaman Cacingan dan Hilangnya Prestasi Anak, Kenali Gejala dan Dosis Obatnya

Dea Umilati • Rabu, 3 Juni 2026 | 13:00 WIB
Anak-anak mengais sampah sangat rawan akan kena cacingan. Agus Pramono/kaltengpos.jawapos.com
Anak-anak mengais sampah sangat rawan akan kena cacingan. Agus Pramono/kaltengpos.jawapos.com

PALANGKA RAYA–Penyakit kecacingan masih menjadi ancaman tersembunyi bagi tumbuh kembang anak. Meski hingga saat ini belum ada laporan kasus anak dengan kondisi cacingan yang masuk ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng, langkah pencegahan terus diperkuat melalui program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan yang rutin dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalteng, dr. Riza Syahputra, mengatakan upaya tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Cacingan. 

Melalui program ini, pemerintah memberikan obat cacing jenis Albendazol kepada anak-anak usia 1 hingga 12 tahun sebagai langkah pencegahan sebelum infeksi terjadi.

“Untuk kondisi kasus kecacingan di Kalimantan Tengah saat ini belum ada laporan terkait anak dengan kondisi cacingan. Namun, antisipasi tetap dilakukan melalui Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

WASPADA CACINGAN PADA ANAK

Gejala

  1. Tubuh kurus, perut membuncit
  2. Mudah lelah dan sering mengantuk
  3. Nafsu makan menurun
  4. Sulit konsentrasi di sekolah
  5. Prestasi belajar menurun
  6. Pertumbuhan terganggu

Data POPM Cacingan Kalteng 2026

Dosis Obat Cacing

Dampak Cacingan 

  1. Gangguan penyerapan nutrisi
    •    Risiko anemia atau kurang darah
    •    Daya tahan tubuh menurun
    •    Anak lebih mudah terserang penyakit
  2. Langkah Pencegahan
    •    Minum obat cacing secara berkala
    •    Cuci tangan sebelum makan
    •    Gunakan alas kaki saat bermain di luar
    •    Jaga kebersihan lingkungan
    •    Konsumsi makanan dan minuman higienis

Sumber: Disarikan Dari Keterangan Narasumber

Menurut dr. Riza, anak yang mengalami kecacingan umumnya menunjukkan sejumlah gejala yang perlu diwaspadai orang tua. Di antaranya tubuh menjadi kurus dengan perut membuncit, pertumbuhan yang terganggu, mudah lelah, sering mengantuk, hingga kehilangan semangat belajar. 

“Kondisi ini juga dapat menyebabkan anak sulit berkonsentrasi di sekolah sehingga prestasi akademiknya menurun,” jelasnya.

Selain itu, kecacingan juga dapat memicu keluhan mual dan berkurangnya nafsu makan. Dalam jangka panjang, anak berisiko mengalami anemia atau kekurangan darah akibat terganggunya penyerapan zat gizi.

Tidak hanya itu, daya tahan tubuh anak juga dapat menurun sehingga lebih rentan terserang berbagai penyakit.

"Maka dari itu, Dinas Kesehatan Kalteng mengimbau para orang tua untuk mendukung pelaksanaan program pemberian obat cacing yang dilaksanakan pemerintah," ujarnya. 

Selain pemberian obat secara berkala, upaya pencegahan juga perlu didukung dengan penerapan pola hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan sebelum makan, menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi dalam kondisi higienis.

"Melalui kombinasi antara pengobatan pencegahan dan perilaku hidup sehat, pemerintah berharap kasus kecacingan dapat terus ditekan sehingga anak-anak Kalteng dapat tumbuh sehat, aktif, dan memiliki kemampuan belajar yang optimal," pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#cacingan #daya tahan tubuh #tumbuh kembang anak #obat cacing