Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Sering Kambuh? Hindari 3 Jenis Makanan Ini bagi Penderita Mag

Kiki Rizqie • Minggu, 7 Juni 2026 | 12:15 WIB
Kopi salah minuman yang dihindari bagi penderita mag. Magnific
Kopi salah minuman yang dihindari bagi penderita mag. Magnific

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM - Pola makan dan diet yang Anda jalani memiliki dampak besar bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, tidak terkecuali saluran pencernaan.

Dalam dunia medis, apa yang Anda konsumsi bisa menjadi "obat" yang menyembuhkan, namun bisa juga menjadi "racun" yang memperparah penyakit.

Bagi Anda yang kerap bergelut dengan sakit mag, menjaga asupan makanan sehari-hari adalah kunci utama agar keluhan tidak terus-menerus kambuh.

Baca Juga: Sering Minum Kopi Saat Perut Kosong? Hati-hati, Ini 5 Dampak Buruknya bagi Tubuh

Dalam istilah kedokteran, mag dikenal sebagai gastritis, yaitu kondisi peradangan pada dinding lambung yang dipicu oleh produksi asam lambung yang berlebih. Berdasarkan sifatnya, mag dibagi menjadi dua jenis:

Mag Akut: Terjadi secara mendadak. Biasanya dipicu oleh penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), infeksi (bakteri H. pylori, virus, jamur, atau parasit), stres berat, paparan radiasi, hingga konsumsi alkohol.

Mag Kronis: Terjadi dalam jangka panjang. Penyebabnya bisa berupa infeksi lambung menahun, penyakit autoimun, penggunaan obat-obatan tertentu secara terus-menerus, hingga refluks cairan empedu.

Supaya gejalanya tidak semakin menyiksa, penderita mag sangat disarankan untuk mencoret atau membatasi konsumsi beberapa jenis makanan berikut ini:

1. Makanan Pedas dan Asam
Makanan pedas memang tidak menyebabkan mag secara langsung, tetapi senyawa di dalamnya dapat mengiritasi lapisan mukosa lambung. Efeknya, produksi asam lambung akan meningkat dan kekuatan lapisan pelindung lambung justru menurun.

Waspada: Bahaya akan berlipat ganda jika Anda menggabungkan rasa pedas dan asam sekaligus—misalnya saat menyantap rujak buah masam dengan bumbu pedas. Kombinasi ini dijamin akan memicu nyeri mag yang mengganggu.

2. Makanan Berlemak Tinggi
Gorengan dan produk olahan susu tinggi lemak (high-fat dairy) adalah musuh terselubung bagi lambung. Makanan berlemak membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk dicerna, sehingga proses pengosongan lambung menjadi terhambat.

Sebuah penelitian terhadap 134 pasien mag membuktikan bahwa kelompok yang tetap menjalani diet tinggi lemak mengalami proses penyembuhan yang jauh lebih lambat meskipun sudah mengonsumsi obat-obatan, dibandingkan mereka yang membatasi asupan lemak.

3. Makanan dan Minuman Mengandung Kafein
Kafein tidak hanya bersembunyi di dalam secangkir kopi. Zat stimulan ini juga jamak ditemukan pada teh, cokelat, serta minuman bersoda atau minuman kaleng.

Kafein bekerja meningkatkan produksi asam lambung secara agresif, sekaligus merangsang kontraksi usus yang bisa memicu nyeri perut hingga diare. Selain kafein, minuman beralkohol juga wajib dihindari karena efeknya yang merusak dinding lambung.

Menghindari makanan pantangan di atas barulah langkah awal. Agar lambung benar-benar bersahabat, Anda juga harus menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, misalnya makan secara teratur dan jangan sering terlambat makan.

Hindari kebiasaan merokok, Tidak mengonsumsi obat-obatan secara sembarangan tanpa resep dokter.

Sakit mag sering kali disepelekan karena dianggap sebagai penyakit "langganan". Padahal, jika dibiarkan tanpa penanganan dan perubahan gaya hidup, mag bisa memicu berbagai komplikasi serius. Yuk, mulai ubah pola makan Anda hari ini demi lambung yang lebih sehat! (*)

 

Editor : Kiki Rizqie
#mag #kambuh #asam #pedas