JAKARTA - Ada delapan gejala yang dapat mengindikasikan gangguan ginjal pada anak, mulai dari pertumbuhan terhambat hingga urine berbusa. Jika melihat tanda-tanda orang tua perlu berkonsultasi dengan dokter agar bisa dilakukan pencegahan secara dini.
"Yang menjadi pencetus orang tua harus curiga anaknya sakit ginjal, yang pertama pertumbuhan terhambat," kata Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nefrologi dr. Henny Adriani Puspitasari, Sp.A., Subsp.Nefro seperti dikutif dari ANTARA.
Lulusan studi spesialis anak dan studi subspesialis nefrologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut mengatakan gejala kedua adalah anak sering mengalami demam tinggi berulang tanpa penyebab.
Menurut dokter yang juga terhimpun dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu, orang tua juga perlu memperhatikan pola buang air kecil anak. Pancaran urine yang lemah atau hanya menetes saat berkemih dapat menjadi salah satu gejala ketiga yang perlu diperiksakan lebih lanjut.
Tanda lain yang perlu diwaspadai adalah munculnya pembengkakan, terutama di area sekitar mata. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan gangguan fungsi ginjal yang menyebabkan penumpukan cairan di dalam tubuh.
"Kalau ada bengkak di area mata, itu juga harus dicurigai," ujar dia.
Henny menambahkan gejala kelima ialah adanya darah dalam urine atau perubahan warna urine menjadi kemerahan juga tidak boleh diabaikan karena dapat menandakan kelainan pada saluran kemih maupun ginjal.
Selain itu, gejala keenam adalah urine yang tampak berbuih atau berbusa secara berlebihan dapat menjadi indikasi adanya kebocoran protein dari ginjal.
"Kemudian anemia berkepanjangan yang sudah dikasih zat besi kok tidak naik-naik hemoglobinnya, itu juga perlu dicurigai," kata dia, menjelaskan gejala ketujuh gangguan ginjal pada anak.
Ginjal memiliki peran penting dalam memproduksi hormon eritropoietin yang berfungsi merangsang pembentukan sel darah merah. Ketika fungsi ginjal terganggu, produksi hormon tersebut dapat menurun sehingga memicu anemia yang sulit membaik.
Tanda terakhir yang perlu diwaspadai adalah tekanan darah tinggi pada anak. Henny mengatakan hipertensi tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi, juga dapat dialami anak-anak dan menjadi salah satu indikator adanya gangguan ginjal.
Dia mengimbau orang tua untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila menemukan satu atau lebih gejala tersebut agar gangguan ginjal dapat terdeteksi dan ditangani sedini mungkin.
"Penyakit ginjal pada anak dapat dikenali lebih awal jika orang tua memperhatikan tanda-tanda yang muncul dan tidak mengabaikannya," ujar Henny. (ant)
Editor : Ayu Oktaviana