Kabut Asap Menyengat, Ini Empat Langkah Sederhana untuk Lindungi Kesehatan

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 11:22 WIB
Seiring karhutla semakin massif, berpotensi terjadi kabut asap di Kalteng.(Ilustrasi)
Seiring karhutla semakin massif, berpotensi terjadi kabut asap di Kalteng.(Ilustrasi)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Bau asap yang mulai tercium dan udara yang terasa pengap menjadi tanda masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Paparan asap, terutama dalam kondisi pekat, dapat mengganggu kenyamanan hingga memengaruhi kesehatan.

Ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap.

Baca Juga: Waspada! Inilah 5 Bahaya Kabut Asap bagi Kesehatan

Bukan hanya saat berada di luar rumah, perlindungan juga perlu dilakukan dengan menjaga kondisi udara di dalam ruangan.

1. Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Ketika kabut asap mulai tebal, masyarakat sebaiknya membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama aktivitas yang tidak mendesak.

Jika harus bepergian, gunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel dari asap. Upayakan aktivitas di luar rumah dilakukan seperlunya dan segera kembali ke tempat yang memiliki kualitas udara lebih baik.

2. Pastikan Udara di Dalam Rumah Tetap Bersih

Berada di dalam rumah bukan berarti sepenuhnya terbebas dari paparan asap. Udara dari luar yang tercemar dapat masuk melalui celah maupun ventilasi.

Karena itu, kurangi masuknya udara luar ketika kabut asap sedang pekat. Hindari pula kegiatan yang menghasilkan asap tambahan di dalam rumah, seperti merokok atau membakar obat nyamuk.

Jika tersedia, penggunaan pendingin ruangan atau alat penjernih udara dapat menjadi pilihan untuk membantu mempertahankan kualitas udara di dalam ruangan.

3. Perbanyak Minum dan Jaga Asupan Nutrisi

Menjaga kondisi tubuh juga penting ketika kualitas udara menurun. Masyarakat dianjurkan mencukupi kebutuhan cairan dengan memperbanyak minum air putih.

Asupan makanan bergizi juga perlu diperhatikan. Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga daya tahan tubuh selama menghadapi kondisi lingkungan yang dipenuhi asap.

 

4. Jangan Abaikan Gejala Gangguan Kesehatan

Keluhan kesehatan yang muncul setelah terpapar kabut asap sebaiknya tidak dianggap sepele. Jika tubuh mulai menunjukkan gejala yang mengganggu, masyarakat dianjurkan segera mencari pertolongan medis.

Pemeriksaan lebih awal penting dilakukan agar gangguan kesehatan yang muncul tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Pada kondisi kabut asap, langkah pencegahan menjadi perlindungan pertama. Mengurangi paparan, menjaga kualitas udara di dalam rumah, memenuhi kebutuhan cairan dan nutrisi, serta segera mencari pertolongan ketika muncul keluhan merupakan upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan.(*)

Editor : Agus Pramono
cara aman kabut asap kabut asap kesehatan