Program ini merupakan stimulus ekonomi yang ditugaskan oleh pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional, sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotim, Muhammad Azwar Fuad, menyampaikan bahwa jumlah beras yang disalurkan kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mencapai 20 kilogram.
https://kaltengpos.jawapos.com/daerah/kotim/16/07/2025/tindaklanjuti-isu-oplosan-diskopukmperindag-kotim-sidak-penjualan-beras-oplosam-diskopukmperindag-sidak-penjualan-beras-ini-hasil-temuannya/
Angka itu merupakan alokasi bantuan selama bulan Juni dan Juli sebanyak 10 kilogram perbulan yang diberikan sekaligus.
"Di Kotim, jumlah penerima bantuan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial tercatat sebanyak 16.536 kepala keluarga. Mereka tersebar di seluruh kecamatan dan desa di Kotim," ujar Azwar Fuad saat ditemui di Kantor Bulog Kotim, Rabu (16/7).
Lebih lanjut, Azwar menjelaskan total beras yang disalurkan di Kotim mencapai sekitar 330 ton.
Penyaluran dijadwalkan selesai pada akhir Juli 2025 mendatang, dengan pelaksanaan dilakukan secara bertahap ke seluruh wilayah kabupaten.
"Kami sudah melakukan sosialisasi bersama Dinas Pertanian, Dinas Sosial, DPMD, serta para camat. Rencananya besok kami akan mulai penyaluran perdana di kelurahan se-Kecamatan Baamang," jelasnya.
Menurut Azwar, kriteria penerima bantuan ini adalah masyarakat yang tergolong desil 1 dan 2, yaitu kelompok yang sangat miskin dan miskin.
https://youtu.be/cs_kp-RFPzM?si=s5KZAckuvKnf1ks6
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan beban pengeluaran masyarakat miskin dapat berkurang, sehingga pendapatan mereka bisa digunakan untuk keperluan lain.
"Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat senang dan terbantu, karena kebutuhan berasnya sudah dicukupi. Semoga penyalurannya berjalan lancar," pungkasnya. (mif) Editor : Administrator