Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Polemik Penolakan Pembangunan Gereja di Desa Sumber Makmur, Ucapan Pendeta Mirawati Bikin Adem

Agus Pramono • Selasa, 22 Juli 2025 | 15:32 WIB
Situasi kebersamaan usai mediasi dan rapat  di Desa Sumber Makmur.
Situasi kebersamaan usai mediasi dan rapat di Desa Sumber Makmur.

 

SAMPIT-Isu penolakan pembangunan gereja di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. 

Namun polemik itu akhirnya menemukan titik terang. Klarifikasi dari pemerintah desa dan tokoh agama setempat memastikan bahwa pembangunan rumah ibadah tetap berjalan.

Pendeta (Pdt) Gereja Pantekosta Desa Sumber Makmur, Pdt Mirawati, menyebutkan bahwa masalah tersebut sudah diselesaikan. Menurutnya, di desa itu sudah ada 40 jemaat yang terdaftar di Gereja Pantekosta.

Pembangunan gereja sendiri akan terus dikawal oleh pihak terkait. Ia berharap, kerukunan umat beragama terus terjalin di wilayah setempat.

“Permasalahan ini sudah clear, dan pembangunan gerejanya akan tetap dikawal oleh pemerintah dan pihak terkait,”bebernya.

Camat MHU, Muslih, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan mediasi terkait masalah tersebut. Menurutnya, hal itu hanya kesalahpahaman. “Kita sudah minta klarifikasi dengan kades dan itu hanya miskomunikasi,” sebutnya, Selasa (22/7/2025).

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sumber Makmur, Supriyo, menyebutkan bahwa pihaknya tidak pernah menolak pembangunan gereja yang beralamat di Jalan Rumput Indah 1 itu. Menurutnya, berita yang beredar di media sosial hanya merupakan kesalahpahaman.

“Kami pada dasarnya tidak pernah menolak pembangunan. Kemarin itu hanya miskomunikasi yang perlu diluruskan,”ujarnya saat diwawancarai.

Menurutnya, saat ini desa tersebut sudah memiliki satu gereja. Gereja tersebut diketahui sudah ada sejak 1986 dan merupakan gereja milik pemerintah yang juga diperjuangkan pembangunannya oleh pemerintah di tingkat desa setempat.

“Di sini ada gereja dari pemerintah dan itu kami, juga orang desa, yang memperjuangkan pembangunannya. Karena kami mencintai semua agama di sini,” katanya.

Ia melanjutkan, pihaknya tetap mempersilakan gereja tersebut dibangun sambil panitia pembangunan melengkapi persyaratan yang perlu dipenuhi. “Kami persilakan membangun, sambil melengkapi syarat-syarat yang belum dipenuhi,”imbuhnya.(mif/ram)

Foto trailer film mortal kombat ii
Foto trailer film mortal kombat ii
Foto trailer film mortal kombat ii
Foto trailer film mortal kombat ii
Editor : Agus Pramono
#penolakan #pembangunan gereja #gereja #Mentaya Hilir Utara #pendeta #Desa sumber makmur