SAMPIT-Sebuah inovasi sederhana namun jitu bikin warganet ramai angkat topi. Adalah Adi Nugroho, teknisi Masjid Nurul Iman Al Juhari di Jalan Tidar 4, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang jadi buah bibir.
Bukan karena ceramah atau tausiyah, tapi karena sistem pengaman kotak amal buatannya berhasil menjegal pelaku kejahatan.
Lewat alat rakitan itu, aksi pencurian kotak amal bisa digagalkan. Pelakunya? Langsung kepergok dan ditangkap warga.
Kabar ini sontak viral setelah diunggah akun Instagram Kalteng Pos dan memicu ratusan komentar dari warganet, Kamis (31/7).
“Keren pak kelazzz,” tulis akun @mhmmd_ansr_ singkat.
Ada pula yang mengiringi kekaguman dengan doa-doa kebaikan untuk sang perancang.
“Masya Allah bapak keren bgt ya bikin sistem kayak gitu. Berkah terus yaa pak, panjang umur dan sehat terus pak, dijauhkan dari segala hal yang buruk/jahat, didekatkan dgn segala hal yang baik aja. Aamiin ya robbal alamin..????????,” tulis akun @nisa_khrns304.
Banyak yang berharap inovasi ini tak berhenti di satu masjid. Beberapa netizen bahkan ingin alat itu diproduksi massal dan digunakan di seluruh rumah ibadah.
“Wah bisa dipanggil ini bapak yg ngerakit untuk bisa mengerjakan di mesjid-mesjid lain,” kata akun @riy_tam_busu.
Namun, tak sedikit pula yang menyentil realita. Akun @idus_ahmad menulis, “Di Indo biasanya yg gini dibiarin, ga dikembangkan ke tempat ibadah lain, kalo luar negeri lebih diapresiasi.”
Akun lainnya, @m_zaeriny, lebih lugas. “Pak, tolong produksi massal biar bermanfaat utk semua masjid dan mushalla.”
Komentar nyeleneh pun tak terhindarkan. Akun @muhammadnoorozil menyeletuk, “Mntp bg kotak amal bisa bunyi, klo bisa uang rakyat jg di ksh begituan????.”
Nada serupa muncul dari akun @abangtulay. “Seandainya bisa bikin alarm buat koruptor, pasti lebih mantap lagi,” tulisnya. (mif)