SAMPIT-Seekor ular king kobra berukuran besar membuat geger warga Jalan Darun Bawang, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat sore (12/9).
Ular dengan nama latin Ophiophagus Hannah tersebut ditemukan berada di halaman belakang rumah seorang warga bernama Novita Fitrianti.
Laporan penemuan reptil berbisa itu disampaikan melalui grup WhatsApp Emergency Call Mako Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Tak berselang lama, tim regu penyelamat langsung bergerak ke lokasi.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 16.50 WIB. Tidak menunggu lama, anggota berangkat menuju lokasi dengan membawa peralatan lengkap. Setelah melakukan penyisiran, ular berhasil ditemukan dan dievakuasi dengan hati-hati,” kata Kepala Peleton II Damkar Kotim, M. Febbry, dalam laporannya, Sabtu (13/9).
Proses evakuasi tidak dilakukan sendirian. Petugas Damkar turut menggandeng komunitas pecinta reptil Amang Rimba Borneo.
Evakuasi berlangsung cukup lama, sekitar satu jam 32 menit, hingga ular berbisa tersebut berhasil diamankan dengan selamat tanpa menimbulkan korban.
“Kami bersyukur proses evakuasi berjalan lancar. Kehadiran komunitas pecinta reptil juga sangat membantu. Dengan pengalaman mereka, penanganan bisa dilakukan secara lebih aman,” tambahnya.
Selama proses berlangsung, warga sekitar terlihat ikut menyaksikan dari kejauhan. Petugas mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat habitat satwa liar seperti ular masih berdekatan dengan permukiman di Sampit.
“Jika menemukan satwa berbahaya, segera laporkan kepada kami. Jangan mencoba menangkap sendiri karena risikonya tinggi. Kami siap datang kapan saja,” imbuhnya. (mif)