SAMPIT – Genangan banjir kini meluas hingga wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Puluhan rumah warga terdampak, termasuk fasilitas pendidikan di SDN 1 Kunjung Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit. Meski halaman sekolah terendam, kegiatan belajar tetap berlangsung seperti biasa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam, mengatakan banjir juga terjadi di wilayah Basirih Hilir. Genangan air merendam jalan utama hingga pekarangan rumah warga.
“Banjir merendam sekitar 500 meter di kiri kanan jalan dari Samuda menuju Ujung Pandaran. Ketinggian air di pekarangan rumah warga sekitar 20–30 sentimeter. Ada sekitar 5 hingga 10 rumah yang tergenang,” jelas Multazam, Rabu (17/9/2025).
Ia menyebut, banjir kali ini dipicu kombinasi hujan deras dan air pasang. Kondisi itu membuat air cepat meluber ke permukiman.
Multazam juga mengingatkan warga untuk tetap berhati-hati. Sebab, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan mengimbau warga berhati-hati terhadap potensi banjir, mengingat cuaca saat ini berpotensi hujan deras,” imbuhnya.(mif)
Editor : Ayu Oktaviana