Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Maulid Nabi di Sampit Berjalan Khidmat, Ustaz Hilman Fauzi Sentuh Hati Jemaah

Ayu Oktaviana • Jumat, 19 September 2025 | 10:31 WIB
Ribuan jemaah ikuti gelaran Maulid Nabi di Masjid Wahyu Al-Hadi, kawasan Islamic Center.MIFTAH/KALTENG POS
Ribuan jemaah ikuti gelaran Maulid Nabi di Masjid Wahyu Al-Hadi, kawasan Islamic Center.MIFTAH/KALTENG POS

SAMPIT-Masyarakat Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tumpah ruah memadati Masjid Wahyu Al-Hadi, kawasan Islamic Center, Kamis (18/9/2025) malam.

Mereka datang untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2025 Masehi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Pemkab Kotim.

Suasana makin terasa khidmat ketika penceramah kondang Ustaz Hilman Fauzi hadir. Pendakwah yang kerap dijumpai di televisi itu menyampaikan ceramah tentang tiga alasan umat Islam harus mencintai Nabi Muhammad SAW. Pesannya yang sederhana namun menyentuh, membuat banyak jemaah terdiam dan merenung.

Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, bersama Forkopimda Provinsi Kalteng.

Gubernur juga terlihat membawa sang ibu, Hayanah, dalam kesempatan tersebut. Selain itu, tampak hadir Bupati Kotim Halikinnor dan Wakil Bupati Kotim Irawati beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Kotim.

Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan agar peringatan Maulid tidak berhenti pada acara seremonial, melainkan benar-benar dijadikan momentum memperkuat persaudaraan dan meneladani akhlak Rasulullah.

“Peringatan Maulid ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah, dengan selalu meneladani akhlak mulia beliau. Semoga kita selalu diberkahi,” ucapnya.

Bagi jamaah, momentum Maulid Nabi kali ini bukan hanya perayaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat iman.

Salah seorang jamaah, Rini, mengaku terkesan dengan ceramah yang disampaikan Ustaz Hilman. Ia merasa pesan tentang pentingnya mencintai Rasulullah sangat menyentuh hati, apalagi ketika sang ustaz menjelaskan tentang syafaat Nabi di akhirat kelak.

“Ceramah tadi benar-benar mengingatkan saya bahwa amal kita masih banyak kekurangan. Jadi memang hanya dengan cinta kepada Nabi kita bisa berharap mendapat syafaat beliau. Itu membuat saya merasa lebih semangat memperbaiki diri,” ungkapnya.

Ia juga menilai, kehadiran tokoh masyarakat hingga pejabat daerah dalam peringatan ini semakin menambah semangat umat. Menurutnya, ajang itu menjadi wadah silaturahmi dan mempererat persaudaraan.

“Saya senang melihat gubernur, bupati, dan para pemimpin hadir bersama masyarakat. Rasanya jadi lebih dekat, seolah kita semua dipersatukan dalam satu ikatan cinta kepada Rasulullah,” imbuhnya.(mif/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#islamic center #Hilman Fauzi #agustiar sabran #Akhlak Rasulullah #rasulullah #maulid nabi muhammad