Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pabrik Sawit Baru di Kotim Harus Memprioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Ayu Oktaviana • Senin, 22 September 2025 | 13:23 WIB
Wakil Ketua II DPRD Kotim, Rudianur
Wakil Ketua II DPRD Kotim, Rudianur

SAMPIT – Sebuah pabrik pengolahan kelapa sawit baru resmi beroperasi di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Kehadirannya menambah deretan industri sawit di Kotawaringin Timur (Kotim) yang diharapkan bisa memberikan dampak positif, terutama bagi masyarakat sekitar.

Wakil Ketua II DPRD Kotim, Rudianur, mengingatkan agar perusahaan yang baru berdiri tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan mesin, melainkan juga memberi manfaat nyata. Salah satunya dengan memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal.

“Kehadiran pabrik ini jangan hanya jadi seremoni peresmian bangunan dan mesin, tapi benar-benar harus memberi manfaat. Salah satunya dengan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

Menurutnya, multiplier effect dari berdirinya pabrik sawit cukup besar, mulai dari peningkatan ekonomi warga hingga memberikan nilai tambah bagi petani. Namun, dampak tersebut akan lebih terasa jika masyarakat sekitar ikut dilibatkan.

“Kami berharap tenaga kerja lokal diprioritaskan sesuai keahlian mereka. Dengan begitu, masyarakat sekitar bisa ikut merasakan langsung kehadiran perusahaan ini,” tegasnya.

DPRD, lanjut Rudianur, tetap mendukung masuknya investasi baru di Kotim. Hanya saja, ia menekankan pentingnya keseimbangan agar keberadaan perusahaan tidak semata menguntungkan pihak swasta.

“Setiap investasi yang masuk harus sejalan dengan kepentingan masyarakat. Jangan sampai perusahaan berdiri megah, sementara warga di sekitar masih sulit mendapatkan pekerjaan,” katanya.

Ia menambahkan, DPRD akan terus melakukan pengawasan agar komitmen perusahaan benar-benar dijalankan. Dengan begitu, manfaat ekonomi maupun sosial dari keberadaan pabrik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

“Kami akan kawal agar manfaatnya benar-benar sampai ke warga, khususnya di desa sekitar pabrik,” pungkasnya. (mif/ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#multiplier effect #industri sawit #pabrik #tenaga kerja lokal #ekonomi warga #kelapa sawit #petani #kotawaringin timur