Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

KONI Kotim Puyeng Dalam Kesiapan Porprov 2026! Anggaran Belum Cair, Pembinaan Atlet Terhenti

Agus Pramono • Rabu, 19 November 2025 | 18:00 WIB
Riskon Fabiansyah.
Riskon Fabiansyah.

 

SAMPIT – Kesiapan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026 disebut berada dalam kondisi darurat.

Pasalnya, hingga memasuki akhir tahun, dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim belum juga dicairkan, sehingga memicu kekhawatiran serius dari DPRD Kotim.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, mengungkapkan bahwa waktu untuk melakukan pembinaan atlet semakin sempit karena dana dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) belum turun.

“Sekarang sudah November, waktu efektif hanya sampai 15 Desember. Kalau dana masih tertahan, bagaimana cabor bisa melakukan pembinaan, seleksi atlet, hingga menyusun LPJ,” tegas Riskon, Rabu (19/11/2025).

Riskon menilai situasi ini sangat memprihatinkan, sebab anggaran hibah telah tercantum dalam APBD murni dan semestinya sudah cair sejak triwulan pertama.

Keterlambatan tersebut, menurutnya, sangat berpotensi mengganggu kesiapan atlet untuk menghadapi Porprov.

“Pembinaan atlet tidak mungkin maksimal kalau hanya dilakukan dalam dua bulan. Ini tidak realistis untuk mencapai prestasi,” ujar politisi Partai Golkar itu.

Ia juga menepis anggapan, keterlambatan pencairan terkait dengan persoalan hukum yang pernah menjerat kepengurusan KONI sebelumnya. “Itu tidak ada hubungannya. Jangan tarik-tarik isu lain,” katanya.

Sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kotim, Riskon mendesak Dispora serta instansi terkait untuk segera mempercepat proses pencairan dana agar pembinaan atlet tidak semakin tertinggal dan persiapan menuju Porprov tetap sesuai target.

Ia turut mengingatkan, pola keterlambatan yang terus berulang setiap tahun akan membuat Kotim kesulitan mengejar prestasi dan bersaing dengan daerah lain. “Kita punya 34 cabor yang harus dibina. Jika dana dan waktu saja sudah tersendat, bagaimana kita bisa bicara target juara,” pungkasnya. (bah/ans)

Editor : Ayu Oktaviana
#Ikatan Pencak Silat Indonesia #partai golkar #kalimantan tengah #Seleksi Atlet #pembinaan atlet #Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) #kotawaringin timur #pekan olahraga provinsi