Jalan yang sebelumnya rusak parah, kini berubah menjadi lintasan mulus dan ramai dipadati warga yang datang untuk menikmati suasana, khususnya pada sore hari.
Sejak kondisi jalan tersebut viral di media sosial, kawasan ini perlahan menjelma menjadi destinasi wisata dadakan. Pada Jumat (16/1/2026), arus pengunjung terlihat meningkat.
Warga memanfaatkan waktu sore untuk bersantai, menikmati senja, hingga berfoto di sepanjang jalan yang kini nyaman dilalui.
Pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah Kota Besi, tetapi juga datang dari luar daerah, termasuk dari Kota Sampit dan sekitarnya.
Jalan yang mulus membuat perjalanan terasa lebih aman dan menyenangkan, sehingga mendorong masyarakat untuk singgah dan menikmati suasana sekitar.
“MasyaAllah, sekarang suasananya benar-benar berbeda. Sejak jalannya mulus dan viral, hampir setiap sore ramai orang datang. Ada yang sekadar duduk santai, foto-foto, atau menikmati senja,” ujar Andre, seorang warga setempat.
Warga mengaku masih mengingat betul kondisi jalan tersebut di masa lalu. Sebelum diperbaiki, akses menuju Desa Tinduk sangat memprihatinkan.
Jalan berlubang, rusak parah, bahkan dipenuhi gundukan aspal yang membuat kawasan itu cenderung sepi karena sulit dilalui kendaraan.
“Dulu jalannya hancur, berlubang, bahkan seperti ada pulau-pulau kecil di tengah aspal. Orang jarang lewat karena tidak nyaman. Sekarang sudah jauh berbeda,” ungkapnya.
Perbaikan infrastruktur jalan ini dinilai membawa dampak positif bagi mobilitas masyarakat dan mulai menggerakkan perekonomian warga sekitar.
Seiring meningkatnya kunjungan, peluang bagi pelaku usaha kecil dan UMKM pun mulai terbuka.
“Alhamdulillah, perubahan ini patut disyukuri. Jalan nyaman bukan hanya mempermudah aktivitas warga, tapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Warga pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotim atas perhatian dan upaya perbaikan infrastruktur jalan.
Mereka berharap kawasan tersebut ke depan dapat semakin tertata, kebersihannya terjaga, dan menjadi ruang publik yang aman serta membanggakan bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Pemkab Kotim. Semoga ke depan kawasan ini semakin tertata dan tetap terjaga,” pungkasnya. (mif)
Editor : Agus Pramono