SAMPIT– Kegiatan penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026 dilaksanakan di Desa Hantipan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Kamis (12/2/2026). Sebelumnya, penanaman juga dilakukan di Desa Rawa Sari dan Desa Babirah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang digalakkan di wilayah Kecamatan Pulau Hanaut. Penanaman jagung dilakukan oleh Kelompok Tani Mari Bersatu 3 bersama Polsek Pulau Hanaut dan Pemerintah Kecamatan.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Pulau Hanaut Iptu Purwono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Penanaman jagung Kuartal I ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Pulau Hanaut,” ujar Iptu Purwono.
Penanaman dilaksanakan di lahan milik anggota Kelompok Tani Mari Bersatu 3, Musmulyadi, dengan luas kurang lebih satu hektare. Lahan tersebut berada di Desa Hantipan dengan titik.
Jagung yang ditanam merupakan benih jenis Bisi 18, bantuan dari Dinas Pertanian melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pulau Hanaut dalam Program CPCL. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 20 x 70 sentimeter.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolsek Pulau Hanaut, Sekretaris Kecamatan Pulau Hanaut, Kepala BPP Kecamatan Pulau Hanaut, Kepala Desa Hantipan, Bhabinkamtibmas Desa Hantipan Bripka Donna Prio Prakoso, Aipda Suryadi, Babinsa Sertu Wawan, perwakilan PT RMU, serta anggota Kelompok Tani Mari Bersatu 3.
Penanaman selanjutnya, termasuk perawatan dan pemeliharaan tanaman jagung, akan dilanjutkan oleh anggota kelompok tani.
“Untuk tahun 2026, target penanaman jagung di Kecamatan Pulau Hanaut mencapai 28,12 hektare. Hingga Februari 2026, ditargetkan terealisasi 25 persen atau sekitar 7,03 hektare,”ungkapnya.(ram)
Editor : Ayu Oktaviana