Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Buaya Berukuran Besar Muncul di Sungai Mentaya Dekat Dermaga Angkut Barang

Agus Pramono • Selasa, 3 Maret 2026 | 17:00 WIB

Ilustrasi buaya.
Ilustrasi buaya.

SAMPIT – Warga Jalan Iskandar 30, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran besar di tepian Sungai Mentaya, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Predator tersebut terlihat berada di bibir sungai, tepat di area dermaga angkut barang.

Lokasi kemunculan buaya merupakan dermaga yang bahkan masih aktif pada malam hari. Sejumlah pekerja bongkar muat dan petugas keamanan biasanya tetap beraktivitas di kawasan tersebut.

Andi, warga yang rumahnya berada tepat di depan lokasi kejadian, mengatakan penampakan pertama kali dilihat oleh petugas keamanan yang sedang bertugas.

Saat itu, sekitar pukul dua dini hari, petugas tersebut tengah memancing udang sebelum akhirnya menyadari keberadaan hewan buas tersebut.

“Sekitar jam 2 dini hari, security mengirimkan video. Terlihat ada buaya sedang melahap sesuatu di pinggir dermaga,” ujar Andi saat ditemui di kediamannya.

Menurut Andi, kemunculan buaya bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Beberapa hari sebelumnya, warga juga melihat buaya dengan ukuran yang lebih besar.

“Sudah dua kali kelihatan. Tadi malam dan beberapa hari yang lalu. Yang sebelumnya ukurannya lebih besar. Kemungkinan buaya yang berbeda, karena yang tadi malam ukurannya lebih kecil,” ungkapnya.

Ia memperkirakan buaya yang terlihat beberapa hari lalu memiliki panjang sekitar lima hingga enam meter. Sementara yang muncul pada Selasa dini hari diperkirakan berukuran sekitar empat meter.

Andi menduga keberadaan bangkai hewan di sekitar lokasi menjadi salah satu penyebab predator tersebut mendekat ke dermaga untuk mencari makan.

“Kemungkinan ada bangkai di situ, makanya buaya datang. Ukurannya kira-kira empat meteran,” katanya.

Ia menambahkan, warga sekitar kini sudah mulai menyadari pentingnya keselamatan dengan membangun kamar mandi di dalam rumah. Namun, masih ada anak buah kapal (ABK) yang bersandar di dermaga dan sesekali beraktivitas di sungai.

Sementara itu, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit telah memasang papan imbauan di dua titik sekitar lokasi untuk mengingatkan warga agar berhati-hati.

“Dulu memang sering orang kapal mandi di sungai. Tapi setelah diperingatkan, mereka sudah tidak berani lagi,” pungkasnya. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#predator #sungai mentaya #dermaga #Kotawaringin Timur (Kotim) #kemunculan buaya #mentawa baru ketapang #bksda #buaya