Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Tiket Kapal Mudik Via Pelabuhan Sampit Hampir Habis Terjual, Diskon 30 Persen Picu Lonjakan

Agus Pramono • Selasa, 3 Maret 2026 | 17:30 WIB

Aktivitas arus mudik di Pelabuhan Sampit. MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Aktivitas arus mudik di Pelabuhan Sampit. MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

SAMPIT – Sejumlah tiket kapal mudik Lebaran dari Pelabuhan Sampit hampir habis terjual. Lonjakan penumpang terjadi sejak 20 Februari 2026 dan terus meningkat menjelang pertengahan Maret.

Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Sampit, Siti Nafillah, mengatakan lonjakan sudah terasa sejak 20 Februari lalu. Hingga awal Maret, penjualan tiket masih terus berlangsung dengan sisa kuota yang semakin terbatas.

“KM Leuser yang dijadwalkan berangkat 14 Maret serta KM Lawit pada 16 Maret, masing-masing sudah terisi lebih dari 1.300 penumpang. Posisi sudah non seat semua dan hampir habis terjual,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, pada angkutan mudik tahun ini sejumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Sampit memperoleh dispensasi penambahan kapasitas. Dari kapasitas normal sekitar 900 penumpang, kini dapat mengangkut hingga kurang lebih 1.400 penumpang per keberangkatan.

Baca Juga: Warga Kalteng yang Mau Mudik ke Jawa Wajib Tahu, PELNI Gulirkan Diskon 30 Persen Tiket Lebaran 2026

Tingginya minat masyarakat dipicu program stimulus diskon 30 persen dari tarif dasar tiket kapal. Program tersebut telah dibuka sejak 11 Februari untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.

“Untuk diskon 30 persen tersebut kuotanya terbatas, tapi sampai saat ini tiketnya masih bisa dibeli. Kami menyarankan membelinya melalui aplikasi Pelni Mobile untuk menghindari calo,” terangnya.

Pelni juga mengimbau masyarakat agar segera memastikan tiket perjalanan, mengingat kapasitas kapal yang kian menipis mendekati puncak arus mudik.

Tingginya angka penjualan membuat pembelian tiket melalui agen travel sementara ditutup. Tiket kini hanya dapat dibeli melalui loket resmi cabang Pelni maupun aplikasi Pelni Mobile.

Dalam melayani angkutan Lebaran, Pelni menyiapkan tiga armada yakni KM Leuser, KM Lawit, dan KM Kelimutu, dengan total lima kali kunjungan (call) ke Pelabuhan Sampit. Namun, untuk KM Kelimutu saat ini masih dalam proses doking atau pemeliharaan.

Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 16 Maret saat KM Lawit bertolak menuju Semarang. Secara keseluruhan, jumlah penumpang tahun ini diproyeksikan meningkat sekitar lima persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#angkutan mudik #KM Leuser #Pelni Mobile #Tiket Perjalanan #arus mudik #Pelabuhan Sampit #pelni #tiket kapal #lebaran