Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

KSOP Sampit Siapkan Posko Terpadu, Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran

Agus Pramono • Rabu, 4 Maret 2026 | 15:00 WIB

Aktivitas arus mudik di Pelabuhan Sampit. MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Aktivitas arus mudik di Pelabuhan Sampit. MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

SAMPIT – Menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kantor KSOP Kelas III Sampit mulai merapatkan barisan. Sejumlah instansi dan operator pelayaran saling berkoordinasi guna memastikan pelayanan di Pelabuhan Sampit berjalan aman dan terkendali saat puncak keberangkatan nanti.

Kepala KSOP Kelas III Sampit, Hotman Siagian, menyampaikan, langkah awal yang telah dilakukan yakni pemeriksaan kelaikan kapal atau ramp check. Hal itu untuk memastikan kesiapan teknis armada sebelum melayani penumpang Lebaran.

“Setiap kapal yang beroperasi harus dipastikan memenuhi standar keselamatan. Kami tidak ingin ada celah dalam aspek keamanan pelayaran,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Untuk mendukung arus mudik, sejumlah kapal dijadwalkan melayani rute Sampit–Semarang dan Sampit–Surabaya. KM Leuser dijadwalkan tiba 13 Maret dan bertolak kembali 14 Maret 2026. Sementara KM Lawit tiba 15 Maret dan berangkat 16 Maret 2026.

Kedua kapal tersebut juga akan kembali singgah pada akhir Maret sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Armada dari Dharma Lautan Utama juga disiapkan, meski jadwal detailnya masih menunggu konfirmasi.

KSOP memperkirakan jumlah penumpang tahun ini meningkat sekitar lima persen dibanding 2025. Jika tahun lalu tercatat 10.551 penumpang naik dan 5.285 turun, maka tahun ini diproyeksikan menjadi sekitar 11.078 penumpang naik dan 5.549 turun.

“Kenaikan ini sudah kami antisipasi dengan penguatan fasilitas, sistem pelayanan, serta koordinasi lintas instansi,” katanya.

Meski demikian, sejumlah potensi kendala turut dipetakan, mulai dari keterbatasan lahan parkir, kurangnya penerangan, antrean boarding, hingga kepadatan kendaraan di akses masuk pelabuhan.

Untuk mengatasinya, dilakukan penataan ulang parkir, penambahan titik alternatif, peningkatan pencahayaan, serta penambahan personel pelayanan.

Rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan saat kapal sandar dan bongkar muat penumpang, termasuk penutupan sementara ruas jalan tertentu di sekitar pelabuhan guna mengurai kemacetan.

Sebagai pusat koordinasi, KSOP membentuk Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 yang melibatkan seluruh unsur terkait. Posko tersebut akan menjadi pusat komando pengawasan dan penanganan cepat jika terjadi kendala di lapangan.

“Kami ingin arus mudik dan balik tahun ini berlangsung tertib dan lancar. Keselamatan serta kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama,” tandasnya. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#ramp check #KSOP Kelas III Sampit #KM Lawit #arus mudik #dharma lautan utama #Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 #Pelabuhan Sampit #lebaran 2026