Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

11 Ribu Warga di Kotim Terima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Agus Pramono • Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:00 WIB

Murid SD di Kotim kebagian MBG. DOK MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Murid SD di Kotim kebagian MBG. DOK MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

SAMPIT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menjangkau ribuan penerima manfaat.

Hingga akhir Februari 2026, tercatat sekitar 11 ribu orang telah mendapatkan layanan dari empat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Umar Kaderi yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kotim, menyampaikan, program tersebut ditujukan untuk berbagai kelompok masyarakat, tidak hanya siswa sekolah tetapi juga santri, tenaga pendidik, serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

“Program ini diarahkan untuk memperbaiki asupan gizi, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan, sehingga mendukung kesehatan dan proses belajar mereka,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Empat dapur SPPG yang saat ini aktif berada di dua titik di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, satu di Kecamatan Baamang dan satu lainnya di Kecamatan Parenggean. Dari dapur tersebut ribuan porsi makanan bergizi disalurkan setiap hari kepada para penerima manfaat.

Umar merinci, dapur SPPG Mentawa Baru Hilir melayani sekitar 3.430 orang, Mentawa Baru Hulu 2.866 orang, Baamang Tengah 2.498 orang dan Parenggean sebanyak 2.561 orang.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan dua dapur tambahan di Baamang Barat dan Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu. Kedua fasilitas itu merupakan SPPG yang dikelola oleh Polri.

Selain itu, pelayanan MBG juga diarahkan menjangkau wilayah 3T seperti Kecamatan Antang Kalang dan Telaga Antang. Bahkan satu dapur baru sedang dibangun di Desa Tumbang Ramei, Kecamatan Antang Kalang.

Dalam operasionalnya, program tersebut melibatkan 177 relawan dari masyarakat. Bahan pangan yang digunakan juga dipasok dari pelaku usaha lokal, mulai dari ayam, ikan, sayuran, buah, telur hingga produk UMKM seperti roti dan kue.

“Selain untuk pemenuhan gizi, kami berharap program ini juga memberi dampak pada perputaran ekonomi masyarakat,” kata Umar.

Pemkab Kotim menargetkan layanan MBG dapat terus diperluas sehingga seluruh sasaran penerima manfaat di daerah itu dapat terjangkau secara bertahap. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi #kelompok rentan #Makan Bergizi Gratis #produk umkm #mentawa baru ketapang #SPPG #Dinas Kesehatan Kotim