Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

H-6 Idulfitri 1447, Tiga Kapal Angkut Ribuan Pemudik dari Pelabuhan Sampit Menuju Semarang dan Surabaya

Agus Pramono • Minggu, 15 Maret 2026 | 12:26 WIB

Oenumoang kapal via Pelabuhan Sampit.MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS COM
Oenumoang kapal via Pelabuhan Sampit.MIFTAH/KALTENGPOS.JAWAPOS COM

SAMPIT – H-6 Idulfitri 1447 H, arus mudik melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) nampaknya mencapai puncaknya.

Sebanyak tiga kapal diberangkatkan dalam satu hari dengan total penumpang mendekati tiga ribu orang menuju sejumlah pelabuhan di Pulau Jawa, Minggu (15/3/2026). 

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sampit, Hotman Siagian mengatakan, tiga kapal yang berangkat dari Pelabuhan Sampit tersebut melayani rute menuju Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan dua operator kapal. 

Ia merinci, KM Leuser milik PT Pelni berlabuh menuju Surabaya membawa 1.392 penumpang. Sementara dua kapal KM Kirana III tujuan Surabaya dan KM Dharma Rucitra VI tujuan Semarang dari PT Dharma Lautan Utama (DLU) juga mengangkut ratusan pemudik.

KM Leuser milik PT Pelni dijadwalkan berlabuh pukul 11.00 WIB. Sementara dua kapal milik PT DLU dijadwalkan berlabuh pukul 12.00 WIB untuk KM Kirana III dan pukul 14.00 WIB untuk KM Dharma Rucitra VI. 

“Untuk operator lainnya sekitar 768 penumpang dan satu kapal lagi sekitar 523 penumpang,” jelasnya.

Menurut Hotman, keberangkatan tiga kapal dalam satu hari tersebut menjadikan momen tersebut sebagai puncak arus mudik melalui Pelabuhan Sampit pada periode angkutan Lebaran tahun ini.

“Kalau kita lihat dari kunjungan kapal selama kegiatan posko angkutan Lebaran yang berlangsung sekitar 18 hari, hari ini merupakan puncaknya karena ada tiga kapal yang berangkat,”katanya.

Meski jumlah penumpang cukup besar, situasi di terminal penumpang Pelabuhan Sampit tetap terpantau lancar tanpa terjadi penumpukan yang berarti.

Hotman menyebut kondisi tersebut berkat koordinasi yang dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan serta operator kapal.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak. Sejak kemarin kami sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan operator kapal agar arus penumpang tetap lancar,” ujarnya.

 

*Sediakan Tiket Cadangan*

Bahkan, pihak operator kapal juga menyiapkan sejumlah tiket cadangan untuk mengantisipasi penumpang yang belum mendapatkan tiket.

“Kemarin kami menyiapkan sekitar 10 tiket cadangan. Tadi malam ada sembilan orang yang akhirnya bisa diakomodasi oleh operator kapal,” katanya.

Menurutnya, sebagian penumpang tersebut merupakan warga yang bekerja di Sampit dan akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya sebelum menuju Nusa Tenggara Barat (NTB)

“Mereka sebagian warga sini dan sebagian dari NTB. Berangkat ke Surabaya lalu lanjut ke Nusa Tenggara Barat, dan nanti akan kembali lagi ke Sampit karena bekerja di sini,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun KSOP Sampit bersama operator kapal, jumlah penumpang kapal pada periode mudik tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.(mif)

Editor : Agus Pramono
#mudik #pelabuhan tanjung perak #arus mudik #dharma lautan utama #Pelabuhan Sampit #surabaya #lebaran