Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Lebaran Jadi Titik Balik, Ratusan Warga Binaan Lapas Sampit Terima Remisi Idulfitri 1447 H

Agus Pramono • Selasa, 24 Maret 2026 | 16:00 WIB

Pemberian remisi secara simbolis.HUMAS
Pemberian remisi secara simbolis.HUMAS

SAMPIT – Momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah membawa suasana berbeda di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit. Di tengah perayaan hari kemenangan, ratusan warga binaan mendapatkan pengurangan masa hukuman, bahkan beberapa di antaranya langsung menghirup udara bebas.

Sebanyak 509 narapidana tercatat menerima Remisi Khusus Idulfitri tahun 2026. Dari jumlah tersebut, tujuh orang di antaranya langsung bebas setelah memperoleh remisi kategori khusus yang mengakhiri masa pidana mereka.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, mengatakan pemberian remisi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari proses pembinaan yang diberikan kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan sikap selama menjalani masa hukuman.

“Remisi ini kami harapkan menjadi penyemangat bagi warga binaan. Mereka yang sudah berusaha memperbaiki diri tentu berhak mendapatkan apresiasi,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Ia menambahkan, Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan diri, termasuk bagi para warga binaan. Momentum ini diharapkan mampu mendorong mereka untuk terus menjalani pembinaan dengan lebih baik.

Berdasarkan data lapas, jumlah warga binaan beragama Islam mencapai ratusan orang, dan sebagian besar telah memenuhi syarat untuk memperoleh remisi. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek administratif serta perilaku selama berada di dalam lapas.

Menurutnya, remisi juga menjadi indikator keberhasilan program pembinaan yang dijalankan di dalam lapas. Warga binaan didorong aktif mengikuti kegiatan, baik yang bersifat kepribadian maupun kemandirian, sebagai bekal saat kembali ke luar.

Suasana haru pun mewarnai proses pemberian remisi. Bagi sebagian warga binaan, pengurangan masa hukuman menjadi hadiah istimewa di hari raya. Terlebih bagi mereka yang bisa langsung pulang dan berkumpul dengan keluarga.

“Idulfitri identik dengan saling memaafkan. Kami ingin mereka juga memaknai ini sebagai kesempatan untuk berubah dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tutupnya. (mif)

Editor : Ayu Oktaviana
#warga binaan #lapas #masa hukuman #Idulfitri 1447 Hijriah #Remisi Khusus Idulfitri #Lapas Kelas IIB Sampit