Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Banjir Rob Mengintai Pesisir Sampit Hingga 4 April 2026, BMKG Beri Peringatan Dini

Miftahul Ilma • Kamis, 2 April 2026 | 19:04 WIB
Banjir rob di pesisir Sampit.BPBD
Banjir rob di pesisir Sampit.BPBD

 

SAMPIT – Warga di wilayah pesisir Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan masih terjadi hingga beberapa hari ke depan. Peringatan ini muncul seiring kondisi pasang air laut yang berpotensi menimbulkan genangan di kawasan rendah.

Sejak Kamis (2/4/2026) siang, hujan mengguyur sebagian wilayah Kota Sampit. Kondisi ini dinilai dapat memperparah dampak rob, terutama jika terjadi bersamaan dengan pasang maksimum air laut.

Kepala BMKG Kotim, Mulyono Leo Nardo, menjelaskan bahwa saat ini terdapat peringatan dini terkait potensi banjir rob yang berlaku hingga 4 April mendatang. Wilayah pesisir disebut menjadi area yang paling rentan terdampak.

“Wilayah pesisir di Kotim agar berhati-hati terhadap potensi banjir rob, karena saat ini sedang ada peringatan dini yang berlaku hingga tanggal 4 April,” ujarnya. 

Ia menegaskan, kombinasi antara hujan dan pasang air laut dapat menyebabkan genangan lebih luas, terutama di daerah yang memiliki elevasi rendah atau dekat dengan garis pantai.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi pasang surut air laut agar dapat mengantisipasi kemungkinan terburuk.

“Warga diimbau untuk selalu memantau perkembangan prakiraan cuaca dari BMKG serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan hujan lebat,” tambahnya.

Dengan kondisi yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan, warga pesisir diharapkan tidak lengah, terutama terhadap kemungkinan naiknya air laut yang dapat memicu banjir rob. (mif)

Editor : Agus Pramono
#banjir rob di pesisir kotim #bmkg banjir rob