SAMPIT – Kiprah gemilang ditorehkan MAN Kotawaringin Timur Plus Keterampilan (MAN Kotim PK) dalam ajang lomba ekonomi syariah yang digelar Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah selama Ramadan 2026.
Tidak tanggung-tanggung, seluruh cabang lomba yang diikuti berhasil disapu bersih dengan gelar juara, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Kompetisi yang diselenggarakan BI Kalteng ini menghadirkan berbagai lomba berskala provinsi hingga nasional, dengan fokus pada penguatan literasi dan pemahaman ekonomi syariah di kalangan generasi muda. Kegiatan ini juga menjadi ruang strategis untuk mencetak pelajar sebagai calon pionir ekonomi Islam di masa mendatang.
MAN Kotim PK tampil percaya diri dengan mengirimkan wakil terbaiknya di tiga cabang lomba, yakni dakwah ekonomi syariah, Olimpiade Ekonomi Syariah, serta lomba konten kreatif bertema ekonomi syariah.
Keikutsertaan ini mencerminkan komitmen kuat madrasah dalam menanamkan nilai-nilai ekonomi Islam secara aplikatif di lingkungan pelajar.
Hasilnya pun membanggakan. Pada cabang dakwah ekonomi syariah, Riztya Tri Nita sukses meraih juara III.
Sementara tim Olimpiade Ekonomi Syariah yang diperkuat Muhammad Nuril Khasyi’in, Anggun Dwi Ramadhani, dan Wiliyatmoko Salulah Cahyono Putro berhasil menyabet juara II.
Prestasi serupa juga ditorehkan tim konten kreatif yang beranggotakan Muhammad Luthfi Dwiputra, Langgeng Febryanur, Syafa Akmiza, dan Dhafi Rafid Fahrezi.
Mereka berhasil meraih juara II, mempertegas konsistensi tim ini dalam berbagai ajang kompetisi.
Bahkan, di waktu yang hampir bersamaan, tim tersebut juga sukses meraih juara II dalam lomba reels Ramadan tingkat Kalimantan Tengah yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng.
Rangkaian lomba berlangsung secara bertahap pada 3 hingga 6 Maret 2026, dengan puncak acara digelar pada 14 Maret 2026 di halaman Kantor BI Kalimantan Tengah. Para pemenang menerima piala dan penghargaan, yang kemudian ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama.
Plt Kepala MAN Kotim PK, Noor Syaifullah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, bimbingan guru, serta semangat belajar yang tinggi.
“Kami sangat bangga atas prestasi ini. Ini bukan hanya kemenangan dalam lomba, tetapi juga bukti bahwa siswa kami mampu bersaing dan unggul dalam penguatan nilai-nilai ekonomi syariah. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun pembentukan karakter,” ujarnya.
Melalui ajang ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami konsep ekonomi syariah secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kompetisi ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ruang kompetisi sehat bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berkontribusi positif.(hms/bah)
Editor : Ayu Oktaviana