SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menetapkan jadwal keberangkatan jemaah haji tahun 2026. Pelepasan dijadwalkan berlangsung pada 30 April, sementara pemberangkatan dilakukan sehari setelahnya melalui dua penerbangan.
Asisten I Setda Kotim, Waren, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi lintas instansi terkait.
“Pelepasan jemaah haji dilaksanakan tanggal 30 April 2026 di rumah jabatan pukul 08.00 WIB oleh Bupati Kotim,” ujarnya usai menggelar rapat persiapan keberangkatan haji, Senin (20/4/2026).
Untuk pemberangkatan, jemaah akan diterbangkan dari Bandara Haji Asan Sampit menuju Banjarmasin menggunakan maskapai Nam Air dalam dua sesi.
“Penerbangan pertama pukul 05.00 pagi dan yang kedua pukul 07.00 pagi dari Sampit menuju Banjarmasin,” jelasnya.
Ia menyebut, jumlah jemaah yang berangkat terbagi dalam dua kelompok. Kloter pertama sebanyak 100 orang, sedangkan kloter kedua berjumlah 67 orang. Mereka masing-masing didampingi petugas dari pemerintah daerah dan Kementerian Agama.
Selain itu, lima jemaah yang menggunakan kursi roda diprioritaskan berangkat pada penerbangan pertama.
“Untuk jemaah lansia dan yang menggunakan kursi roda kita prioritaskan di penerbangan pertama agar memiliki waktu istirahat lebih panjang,” ungkapnya.
Di sisi lain, terdapat empat jemaah yang akan berangkat melalui jalur darat sesuai kesepakatan.
Untuk logistik, barang bawaan jemaah akan diangkut lebih awal menggunakan dua unit truk menuju Banjarmasin.
Baca Juga: Berikut Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Asal Kalteng yang Berangkat ke Tanah Suci Bulan Ini
“Pengangkutan barang berangkat tanggal 30 April pukul 07.00 pagi dari Sampit menuju Banjarmasin menggunakan dua truk,” jelasnya.
Waren juga memastikan seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan akan mendapat pengawalan dari instansi terkait.
“Pemberangkatan akan didampingi Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta pengawalan dari kepolisian,” tegasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian keberangkatan jemaah haji Kotim tahun ini dapat berjalan lancar dan aman hingga tiba di tanah suci.(*)
Editor : Ayu Oktaviana