Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Banjir Kepung Sei Ubar Mandiri Cempaga Hulu, 120 KK Terdampak dan Akses Warga Terganggu

Miftahul Ilma • Kamis, 23 April 2026 | 19:15 WIB
Kondisi banjir di Sei Ubar.BPBD
Kondisi banjir di Sei Ubar.BPBD
 
SAMPIT – Hujan yang mengguyur beberapa hari terakhir berujung genangan di Desa Sei Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 
 
Dampaknya, ratusan warga terdampak dan aktivitas di desa ikut tersendat.
 
Sedikitnya 120 kepala keluarga (KK) harus menghadapi air yang masuk ke lingkungan tempat tinggal mereka. Tidak hanya rumah, genangan juga menutup sejumlah jalur utama sehingga mobilitas warga ikut terhambat.
 
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, menjelaskan kondisi di lapangan menunjukkan hampir seluruh kawasan permukiman ikut terdampak.
 
“Air sudah masuk ke seluruh kawasan permukiman. Di beberapa titik, ketinggiannya cukup signifikan hingga mengganggu akses jalan warga,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
 
Tim dari BPBD masih berada di lokasi untuk mendata dampak yang ditimbulkan.
 
Fokusnya mencakup jumlah warga terdampak serta kebutuhan mendesak yang diperlukan selama kondisi ini berlangsung.
 
Ia menyebut, wilayah tersebut memang kerap mengalami kejadian serupa. Karena itu, diperlukan langkah penanganan yang lebih menyeluruh agar persoalan tidak terus berulang.
 
Selain merendam rumah, genangan juga membuat sejumlah ruas jalan sulit dilalui.
 
Warga diimbau lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama saat melintas di area yang tertutup air.
 
“Dengan kondisi seperti ini, tentu ada jalur yang tidak bisa dilalui seperti biasa. Kami minta masyarakat tetap waspada,” tambahnya.
 
Menurutnya, genangan kali ini dipicu oleh intensitas hujan lokal yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. 
 
Situasi ini berbeda dengan banjir sebelumnya yang biasanya berasal dari limpasan air wilayah hulu.
 
“Ini akibat curah hujan di wilayah setempat, bukan kiriman dari daerah atas,” jelasnya.
 
Saat ini, pemerintah daerah bersama aparat desa terus melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah penanganan bagi warga terdampak sembari menunggu kondisi air berangsur turun.(*)
Editor : Ayu Oktaviana
#banjir kotim #desa sei ubar mandiri #bpbd kotim #banjir kalteng