Bandara H Asan Dipersiapkan Sambut Airbus A320, Hambatan di Sekitar Area Runway Mulai Dibersihkan
Miftahul Ilma• Selasa, 28 April 2026 | 19:00 WIB
Pemkab Kotim merapikan pohon-pohon tinggi di sekitar jalur pacu Bandara H Asan.Miftah/kaltengpos.jawapos.com
SAMPIT – Persiapan pendaratan pesawat berbadan besar jenis Airbus A320 milik Super Air Jet mulai dilakukan di Bandara H Asan Sampit. Salah satu langkah yang kini dikebut adalah merapikan pohon-pohon tinggi di sekitar jalur pacu yang dinilai berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan, Senin (27/4/2026).
Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur (Kotim) menilai, kesiapan infrastruktur menjadi kunci utama agar pesawat sekelas Airbus A320 dapat beroperasi dengan aman di Sampit. Karena itu, area sekitar runway 13 dan 31 menjadi fokus penanganan.
Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi dengan pihak AirNav, pengelola bandara, serta Otoritas Bandar Udara Wilayah VII.
“Langkah ini merupakan bagian dari persiapan teknis agar operasional pesawat berbadan besar bisa berjalan aman. Kami menindaklanjuti hasil koordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Ia menyebutkan, sejumlah pohon yang tumbuh di sekitar bandara telah melewati batas ketinggian yang diperbolehkan, sehingga berpotensi mengganggu jarak pandang, baik dari sisi pilot maupun petugas di menara pengawas.
“Kondisi ini bisa mempengaruhi visibilitas saat pesawat akan lepas landas maupun mendarat, sehingga perlu dilakukan penanganan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Dishub melibatkan masyarakat sekitar. Sebelumnya, sosialisasi telah dilakukan agar warga memahami tujuan kegiatan tersebut.
“Kami sudah berkomunikasi dengan masyarakat, dan mereka mendukung karena ini berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan,” katanya.
Untuk pohon milik warga yang masih produktif, pemerintah menyiapkan mekanisme penggantian sebagai bentuk kompensasi.
Menurut Raihansyah, langkah ini bukan hanya untuk aspek keselamatan, tetapi juga bagian dari upaya membuka peluang masuknya maskapai dengan armada lebih besar ke Sampit.
“Harapannya, dengan kesiapan ini, pesawat seperti Airbus A320 milik Super Air Jet bisa segera beroperasi di Bandara H Asan,” pungkasnya.(*)