Bandel Banget! Jembatan Kapten Mulyono Sampit Bisa Ditutup untuk Truk Gara-Gara Nekat Melintas
Miftahul Ilma• Jumat, 1 Mei 2026 | 16:30 WIB
Truk melintasi jembatan Kapten Mulyono.Miftah/kaltengpos.jawapos.com
SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuka opsi penutupan akses jembatan di Jalan Kapten Mulyono untuk kendaraan berat menyusul masih maraknya pelanggaran angkutan truk di dalam kota.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, Raihansyah, mengatakan langkah tersebut sedang dikaji bersama Dinas Pekerjaan Umum atas instruksi bupati.
“Kami diminta mengecek bersama PU. Kalau memang membahayakan, memungkinkan dilakukan penutupan akses untuk angkutan berat,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Ia menjelaskan, selama ini truk sebenarnya diarahkan melewati Jalan Lingkar Utara dan Selatan. Namun pelanggaran masih terjadi, terutama pada malam hari.
“Kalau kami patroli, mereka patuh. Tapi saat tidak ada petugas, mereka masuk sekitar jam 1 atau 2 dini hari. Ini karena keterbatasan personel kami,” katanya.
Selain itu, keberadaan gudang material seperti pasir dan alat berat di dalam kota menjadi salah satu pemicu truk tetap melintas di jalur perkotaan.
“Gudang-gudang ini membuat mereka sulit diarahkan ke jalan lingkar. Ini yang juga jadi perhatian untuk penataan ke depan,” tegasnya.
Menurutnya, kondisi jembatan yang tidak dirancang untuk beban berat berisiko membahayakan masyarakat jika terus dipaksakan dilintasi truk bermuatan besar. (*)