SAMPIT – Rombongan jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dilaporkan masih dalam kondisi baik selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Hingga kini, belum ada jemaah asal Kotim yang harus mendapat penanganan serius maupun dirawat di rumah sakit.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Tiariyanto, menyebut pihaknya terus menerima laporan perkembangan kesehatan jamaah dari petugas pendamping di Tanah Suci.
“Sejauh ini kondisi jamaah asal Kotim masih terpantau baik dan belum ada laporan yang sampai harus mendapatkan rujukan medis,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Ia mengakui beberapa jamaah sempat mengalami gangguan kesehatan ringan seperti flu, batuk, hingga demam akibat perubahan cuaca dan aktivitas ibadah yang cukup padat.
“Meski beberapa yang mengalami keluhan ringan seperti batuk, pilek dan demam,” katanya.
Menurut Tiariyanto, kondisi tersebut masih tergolong wajar mengingat suhu di Arab Saudi cukup tinggi dan jamaah harus menjalani banyak aktivitas fisik selama proses ibadah berlangsung.
Pihak Kemenhaj Kotim, lanjutnya, terus melakukan pemantauan agar kondisi kesehatan jamaah tetap stabil hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan.
Berdasarkan data pemerintah pusat, hingga 11 Mei 2026 sebanyak 132.057 jamaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi dalam 341 kelompok terbang.
Sementara itu, pemerintah juga mencatat adanya jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Hingga pertengahan Mei 2026, jumlahnya mencapai 24 orang termasuk di Kalteng.
Meski demikian, jamaah asal Kotim dipastikan tidak termasuk dalam daftar tersebut dan seluruhnya masih menjalankan ibadah di Tanah Suci. (*)
Editor : Agus Pramono