PT MAS Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla Lewat Sosialisasi dan Simulasi Lapangan Serta Pemberian Reward MBA

Bahri • Dipublikasikan Jumat, 22 Mei 2026 | 08:43 WIB
Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT MAS (Musim Mas Group) saat menggelar sosialisasi pencegahan dan simulasi penanganan karhutla, Rabu (20/5/2026).Humas
Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT MAS (Musim Mas Group) saat menggelar sosialisasi pencegahan dan simulasi penanganan karhutla, Rabu (20/5/2026).Humas

 SAMPIT – Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Maju Aneka Sawit (MAS) memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggelar sosialisasi larangan membuka lahan menggunakan api, simulasi penanganan karhutla, hingga pemberian Reward MBA atas kerja sama Program Masyarakat Bebas Api (MBA) dengan pemerintah desa sekitar perusahaan.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Training Centre PT Sukajadi Sawit Mekar, Rabu (20/5/2026), juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada desa-desa yang dinilai berhasil menjaga wilayahnya bebas dari kebakaran lahan.

Latihan penanggulangan karhutla
Latihan penanggulangan karhutla

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur Multazam, Aiptu Tony Dwi Cahyono Ps. Kanit Samapta Polsek Telawang, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kotim, Titik.

Turut hadir Camat Telawang Deddy Jauhari, sejumlah kepala desa (Kades) seperti Kades Tangar, Nimbak, SE, Kades Hanjalipan Sapransyah, Kades Baampah Ing Suwito dan Kades Penyang Musliadi serta Damang Telawang, Yustinus Saling Kupang. 

General Manager Musim Mas Group Regional Kalimantan Tengah, Rusli Salim menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membantu pemerintah menekan risiko karhutla yang kerap mengancam saat musim kemarau.

“Melalui sosialisasi yang melibatkan pemerintah dan masyarakat desa, kami berharap upaya pencegahan karhutla bisa dilakukan bersama-sama demi kepentingan semua pihak,” ujar Rusli Salim, Kamis (21/5/2026).

Kompak cegah karhutla
Kompak cegah karhutla

 Menurutnya, sosialisasi dilakukan lebih awal agar langkah antisipasi dapat berjalan maksimal sebelum memasuki puncak musim kering.

Selain memberikan edukasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar, perusahaan juga terus mengedukasi masyarakat tentang dampak luas karhutla, mulai dari kabut asap hingga terganggunya aktivitas ekonomi dan kesehatan masyarakat. 

Rusli menjelaskan, PT MAS selama ini menjalankan Program Masyarakat Bebas Api (MBA) sebagai upaya pencegahan berbasis kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar.

Melalui program tersebut, perusahaan tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga pelatihan kepada regu pemadam kebakaran desa agar memiliki kemampuan menangani kebakaran secara cepat dan tepat.

Sebagai bentuk apresiasi, PT MAS kembali menyerahkan Reward MBA kepada desa yang dinilai berhasil mencegah karhutla sepanjang periode 2024–2025.

Sosialisasi cegah karhutla
Sosialisasi cegah karhutla

Dua desa penerima penghargaan tersebut yakni Desa Penyang, Kecamatan Telawang dan Desa Tangar, Kecamatan Mentaya Hulu.

Desa Penyang menerima bantuan material renovasi gedung perkantoran desa senilai Rp25 juta, sementara Desa Tangar memperoleh satu unit sepeda motor Honda Supra GTR 150 cc untuk mendukung patroli pemantauan titik api.

Selain itu, PT MAS juga telah menjalin kerja sama dan menandatangani nota kesepahaman Program MBA dengan empat desa, yakni Desa Penyang, Baampah, Hanjalipan dan Tangar untuk kerja sama satu tahun ke depan.

Kegiatan turut diisi dengan pameran sarana dan prasarana pemadam kebakaran milik perusahaan serta simulasi penanganan karhutla oleh tim damkar PT MAS.

“Kami akan terus berpartisipasi aktif dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla, tidak hanya di areal perusahaan tetapi juga bersama masyarakat sekitar,” tegas Rusli.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam mengapresiasi konsistensi PT MAS dalam mendukung pemerintah menangani karhutla.

Menurutnya, keterlibatan pihak swasta sangat membantu di tengah keterbatasan personel maupun sarana prasarana pemerintah daerah.

“Kami berharap langkah PT MAS ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk bersama-sama menjaga daerah dari ancaman karhutla,” katanya.

Apresiasi serupa juga disampaikan Camat Telawang Deddy Jauhari. Ia menilai sinergi perusahaan dengan masyarakat terjalin dengan baik.

"Kami dari pihak desa sangat senang dengan apa yang dilakukan perusahaan dalam rangka mencegah karhutla.,"katanya.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Agus Pramono
sosialisasi karhutla karhutla kalteng cegah karhutla PT MAS PT Maju Aneka Sawit