SAMPIT – Polres Kotawaringin Timur (Kotim) kembali melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah personilnya. Total ada empat Kapolsek dan satu pejabat Kabag Logistik yang bergeser pada Senin (15/6/2026).
Pergantian tersebut disebut sebagai bagian dari dinamika organisasi sekaligus penyegaran internal kepolisian. Pergeseran itu ditandai dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Mapolres Kotim.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri. Menurutnya, pergantian pejabat juga menjadi bagian dari pengembangan karier personel.
“Mutasi ini merupakan dinamika organisasi dan penyegaran organisasi. Dari beberapa pejabat yang dimutasi, sebagian merupakan promosi dan juga bagian dari prestasi,” ujarnya.
Adapun pejabat yang mengalami mutasi yakni:
- Iptu Edi Hariyanto, sebelumnya menjabat Kapolsek Telawang, kini dipercaya sebagai PS Kapolsek Kota Besi Polres Kotim.
- Iptu Budi Hartono, sebelumnya menjabat PS Kapolsek Kota Besi Polres Kotim, kini bertugas sebagai PS Kapolsek Marikit Polres Katingan.
- Ipda Nor Ikhsan, sebelumnya menjabat PS Kapolsek Cempaga Hulu Polres Kotim, kini bertugas sebagai Pamin 2 Siinteltek Ditintelkam Polda Kalteng.
- Ipda Dhafi Kurnia Yudistira, sebelumnya menjabat PS Kapolsek Sei Sampit Polres Kotim, kini bertugas sebagai Kapolsek Kurun Polres Gunung Mas.
Sementara itu, pejabat yang menerima jabatan baru di Polres Kotim yakni:
- AKP Sriyono sebagai PS Kabaglog Polres Kotim.
- Ipda Hendra Sopiyan D. Munthe sebagai Kapolsek Cempaga Hulu Polres Kotim.
- Ipda Bagus Muhammad Ramadhan sebagai PS Kapolsek Sei Sampit Polres Kotim.
- Ipda Fadheli Rahman sebagai Kapolsek Telawang Polres Kotim.
Kapolres meminta pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, baik secara internal maupun eksternal.
Terutama para Kapolsek yang menjadi ujung tombak pelayanan kepolisian di tingkat kecamatan.
“Kapolsek merupakan pengembangan tugas kepolisian di tingkat paling bawah, yaitu tingkat sektor. Karena itu harus melakukan kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, baik bersama Bhabinkamtibmas maupun unsur Forkopimcam,” katanya.
Ia menegaskan, pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu fokus utama kepolisian. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan melalui nomor darurat 110.
“Segala informasi dan pengaduan bisa dilakukan melalui 110. Kapolsek juga menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana