Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

MTQ dan FSQ Kecamatan Baamang 2026 Dibuka, Diikuti 112 Peserta

Miftahul Ilma • Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:00 WIB
Pembukaan MTQ dan FSQ di Baamang.(Miftah/Kaltengpos.jawapos.com)
Pembukaan MTQ dan FSQ di Baamang.(Miftah/Kaltengpos.jawapos.com)

SAMPIT – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-3 tingkat Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi dibuka, jumat (19/6/2026) malam. Kegiatan itu dilangsungkan di Kelurahan Baamang Hilir sebagai tuan rumah. 

Pembukaan itu ditandai dengan pemukuran rabana oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Baamang, Yudi Afrianur, Ketua Panitia, serta sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim.

Lurah Baamang Hilir sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Reza Aji Maulana Abdi mengungkaplan, jumlah peserta yang berpartisipasi dalam ajang keagamaan tersebut mencapai 112 orang. Mereka akan mengikuti sejumlah cabang lomba. 

“Total ada lebih dari 100 orang. 85 peserta mengikuti cabang MTQ, sedangkan 27 peserta lainnya berlaga pada FSQ,” ujarnya. 

“Untuk MTQ sendiri ada empat cabang yang diperlombakan, sedangkan FSQ ada dua cabang,” lanjutnya.

Cabang lomba itu yakni Tahun ini, yakni tartil Al-Qur’an, tilawah Al-Qur’an, syarhil Qur’an dan tahfidz Al-Qur’an untuk MTQ. Terdiri dari kategori anak, remaja dan dewasa.

Sementara FSQ, terdapat dua cabang yang dilombakan, yaitu gambus dan bintang vokalis pop religi, dengan jumlah 27 peserta kategori anak dan remaja.

Menurutnya, kegiatan yang dilangsungkan pada 19 hingga 22 Juni 2026 itu bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk menanamkan nilai-nilai agama sejak usia dini. Melalui MTQ dan FSQ, masyarakat diharapkan semakin dekat dengan nilai Al-Qur’an dan seni Islami.

“Yang kita harapkan masyarakat Kotim, khususnya Kecamatan Baamang, bisa lebih menanamkan nilai-nilai agama mulai dari anak-anak kita sampai seluruh masyarakat. Sehingga syiar agama dan kegiatan keagamaan terus berkembang ke depannya,” katanya.

Selain sebagai kegiatan tingkat kecamatan, MTQ dan FSQ ini juga menjadi momentum untuk mencari bibit terbaik yang akan mewakili Baamang pada tingkat Kabupaten Kotim.

Ia berharap hasil seleksi dari kegiatan tersebut mampu membawa perubahan bagi Kecamatan Baamang yang sebelumnya belum berhasil masuk jajaran enam besar pada ajang tingkat kabupaten.

“Untuk MTQ Kabupaten tentunya kita mengharapkan yang terbaik. Sebelumnya Kecamatan Baamang masih belum bisa menembus enam besar, tapi melalui MTQ tingkat kecamatan ini kita akan menjaring peserta sebaik mungkin. Harapannya nanti bisa masuk tiga besar saat tingkat kabupaten,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Baamang hilir #kotim #mtq #Tilawah Al-Qur’an