Prestasi MTQ Baamang Merosot, Target Bangkit dan Tembus Lima Besar di Tingkat Kabupaten
Miftahul Ilma• Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:00 WIB
Plt Camat Baamang Yudi Aprianur, melantik dewan juri MTQ dan FSQ Kecamatan Baamang.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
SAMPIT- Kecamatan Baamang yang selama ini dikenal sebagai salah satu gudang qari, qariah, dan pegiat keagamaan di Kotawaringin Timur (Kotim) kini berupaya mengembalikan kejayaannya. Setelah prestasi terakhir berada di luar enam besar pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten, Baamang menargetkan kembali masuk lima besar pada ajang tahun ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Baamang Yudi Aprianur menyampaikan target tersebut saat pembukaan MTQ ke- 57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke- 3 tingkat Kecamatan Baamang yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Baamang, Kelurahan Baamang Hilir, Jumat (19/6/2026) malam. Menurutnya, hasil evaluasi dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) menunjukkan adanya penurunan capaian Baamang pada pelaksanaan MTQ sebelumnya. Padahal, kecamatan tersebut selama ini memiliki sejarah prestasi yang cukup kuat di bidang keagamaan.“Berdasarkan laporan dari LPTQ dan kawan-kawan, ternyata MTQ terakhir Kecamatan Baamang ini berada di luar enam besar. Makanya saya meminta kepada Dewan Hakim dan LPTQ agar tahun ini paling tidak Baamang bisa masuk lima besar,” katanya.Ia mengatakan, posisi tersebut menjadi perhatian karena Baamang sebelumnya sering berada di jajaran atas. Bahkan, kecamatan itu dikenal memiliki banyak pesantren dan pembelajaran Alquran. “Baamang ini biasanya tiga besar, bahkan pernah juara umum kalau tidak salah. Jadi ketika turun jauh seperti ini tentu menjadi evaluasi bagi kami,” ujarnya.Yudi menyebut ia tak mengetahui secara pasti penyebab turunnya prestasi itu.Persaingan MTQ tingkat kabupaten kini semakin ketat. Sejumlah kecamatan lain yang sebelumnya tidak terlalu diperhitungkan kini mampu menunjukkan peningkatan prestasi.Untuk mengejar target tersebut, pemerintah kecamatan akan memperkuat pembinaan setelah pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan selesai. Para peserta terbaik nantinya akan disiapkan sebagai kafilah Baamang untuk berlaga di MTQ tingkat Kabupaten Kotim.“Juara pertama nantinya akan kami tunjuk untuk mewakili Kecamatan Baamang. Setelah itu akan ada pembinaan lagi dari LPTQ dan dibantu Dewan Hakim karena mereka memiliki kemampuan dan pengalaman di bidangnya,” tuturnya.Ia menambahkan, masih terdapat beberapa cabang perlombaan yang belum memiliki peserta sehingga pihaknya akan mencari bibit tambahan, termasuk dari lingkungan pesantren.“Panitia tadi menyampaikan ada beberapa cabang yang belum ada pendaftar. Nanti mungkin akan kita cari dari pesantren atau tempat lain agar bisa melengkapi,” ungkapnya.Yudi menegaskan, seluruh cabang yang diperlombakan menjadi perhatian karena Baamang tidak ingin hanya mengandalkan satu bidang tertentu.“Tidak ada cabang unggulan, bagi kami semuanya unggulan. Target kami tahun ini lima besar dulu. Kalau itu tercapai, tahun depan kami berharap Baamang bisa kembali ke tiga besar,” pungkasnya. (*) Editor : Ayu Oktaviana