Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

PT KMB Perbaiki Jalan 4 Kilometer dan Latih UMKM, Dorong Ekonomi Desa di Antang Kalang

Miftahul Ilma • Selasa, 7 Juli 2026 | 16:09 WIB
Perbaikan jalan menggunakan motor grader dan compactor untuk memastikan kestabilan dan kepadatan lapisan tanah.(Humas)
Perbaikan jalan menggunakan motor grader dan compactor untuk memastikan kestabilan dan kepadatan lapisan tanah.(Humas)

SAMPIT – PT Karya Makmur Bahagia (KMB), bagian dari BGA Group, terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Melalui program Bumitama Beri Dukungan dan Upaya (Berdaya), perusahaan tidak hanya memperbaiki jalan poros sepanjang 4 kilometer di Kecamatan Antang Kalang, tetapi juga meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pelatihan pengolahan hasil perikanan.

Perbaikan jalan tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan konektivitas antardesa. Infrastruktur yang sebelumnya rusak dan berlubang, terutama saat musim hujan, kerap menghambat mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan layanan publik lainnya.

Pembangunan dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa pada ruas-ruas yang menjadi prioritas. Jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar aktivitas ekonomi sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

CSR Head Assistant PT KMB, Josep Sitorus, mengatakan pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan desa di sekitar wilayah operasional.

Perbaikan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintahkecamatan dan masyarakat setempat. Infrastruktur yang semakin baikdiharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah sekaligusmendorong tumbuhnya aktivitas sosial dan ekonomi di KecamatanAntang Kalang.

“PT KMB berharap perbaikan jalan poros ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Antang Kalang. Jalan yang layak tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga memperkuat keterhubungan antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar. Kami percaya, pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat luas lahir dari kolaborasi yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya, Selasa (7/7/2026). 

Pelatihan olahan pangan bersama PT KMB, Kabid UMKM Dinas
Koperasi dan UMKM Kotawaringin Timur dan Trainer Olahan Pangan.(Humas)
Pelatihan olahan pangan bersama PT KMB, Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kotawaringin Timur dan Trainer Olahan Pangan.(Humas)

Selain membangun infrastruktur, PT KMB juga mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar ikan. Kegiatan tersebut diikuti 28 peserta yang berasal dari lima desa di sekitar wilayah operasional perusahaan, yakni Desa Tumbang Boloi, Tumbang Bejanai, Gunung Makmur, Luwuk Kuwan, dan Sungai Hanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali keterampilan mengolah hasil perikanan lokal menjadi produk bernilai tambah seperti stik ikan haruan, abon ikan, amplang, hingga kerupuk. Mereka juga mendapatkan materi mengenai proses produksi, pengemasan, pengembangan usaha, serta pentingnya legalitas usaha yang disampaikan praktisi UMKM bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kotim.

CSR Assistant PT KMB, M. Ramdani Fitriansyah, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemanfaatan potensi perikanan lokal.

“Pelatihan ini diharapkan dapat membekali masyarakat dengan keterampilan mengolah potensi perikanan lokal menjadi produk bernilai tambah yang mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Keterampilan, inovasi, dan pemahaman dalam mengembangkan usaha menjadi kunci agar potensi lokal dapat memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

 

 

Kegiatan itu mendapat respon positif dari pemerintah daerah. Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kotim, Taufik, mengapresiasi langkah perusahaan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan produksi masyarakat, tetapi juga membekali pelaku usaha dengan pemahaman mengenai aspek legalitas.

“Legalitas usaha menjadi salah satu kunci agar produk UMKM dapat berkembang dan memiliki daya saing. Kami mengapresiasi langkah PT KMB yang tidak hanya memperkuat keterampilan produksi, tetapi juga membekali masyarakat dengan pemahaman mengenai aspek legalitas usaha,” katanya.

Melalui penguatan infrastruktur dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, PT KMB menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mendorong terwujudnya masyarakat desa yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#pt karya makmur bahagia #umkm #infrastruktur #BGA Group #perikanan