SAMPIT – Kehadiran Sistem Integrasi Penyangga Keselamatan Nyawa Ibu dan Jabang Bayi (SI Penyang) bisa mempercepat proses penangan persalinan ibu hamil berisiko tinggi. Melalui sistem ini diharapkan kematian ibu hamil dan bayi bisa ditekan.
RSUD dr Murjani Sampit menilai kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam menyelamatkan pasien. Selama ini, proses rujukan kerap terkendala administrasi maupun koordinasi antar layanan kesehatan sehingga berpotensi memperlambat tindakan medis.
Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr. Yulia Nofiany, mengatakan kebutuhan akan sistem yang mampu mengintegrasikan proses rujukan menjadi alasan dikembangkannya Sistem Integrasi Penyangga Keselamatan Nyawa Ibu dan Jabang Bayi (SI Penyang).
“Melalui SI Penyang, proses rujukan menjadi lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi sehingga keselamatan ibu dan bayi dapat lebih terjamin,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, sistem tersebut tidak hanya mempercepat proses rujukan pasien, tetapi juga mendukung deteksi dini terhadap kehamilan berisiko sehingga tenaga kesehatan dapat mengambil langkah penanganan lebih awal sebelum kondisi pasien memburuk.
Penguatan koordinasi antar fasilitas kesehatan diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih efektif, sekaligus meningkatkan peluang keselamatan bagi ibu maupun bayi yang membutuhkan penanganan segera.
RSUD dr Murjani juga menyiapkan pengembangan sistem tersebut menjadi Command Center Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berbasis digital. Pengembangan itu akan dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan kesehatan di daerah.(bah)
Editor : Ayu Oktaviana