SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memutuskan menunda pelaksanaan Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Pawai pembangunan yang semula dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan tersebut diambil Pemkab Kotim di tengah fokus pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Ketua Panitia HUT RI Kotim, dr Yulia Nofiany, membenarkan penundaan tersebut. Ia mengatakan, keputusan itu sesuai arahan Bupati Kotim pada Rabu (19/8/2026) pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Karhutla Makin Parah, Kotim Buka Opsi Perpanjang Status Tanggap Darurat
“Sesuai arahan Bapak Bupati per tanggal 19 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, pawai pembangunan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan,” ujarnya saat dikonfirmasi Kaltengpos.jawapos.com.
“Pemkab bersama TNI-Polri fokus penanganan bencana Karhutla,” lanjutnya.
Pawai pembangunan merupakan salah satu agenda tahunan dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kotim. Kegiatan tersebut biasanya melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, sekolah, hingga instansi vertikal.
Dengan adanya penundaan, peserta yang telah melakukan berbagai persiapan diminta menunggu informasi lebih lanjut mengenai jadwal pelaksanaan berikutnya.
Keputusan menunda pawai pembangunan diambil ketika penanganan Karhutla masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Sejumlah wilayah di Kotim masih menghadapi kebakaran lahan dan dampak asap.
Penundaan agenda seremonial tersebut sekaligus menjadi langkah pemerintah untuk memprioritaskan penanganan bencana dan keselamatan masyarakat. (*)