Seekor Tenggiling Mati Mengenaskan Akibat Amukan Karhutla Sampit

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 20:42 WIB
Seekor Tenggiling mati terbakar.(Warga)
Seekor Tenggiling mati terbakar.(Harie)

 SAMPIT – Amukan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menelan korban. Seekor tenggiling betina dewasa ditemukan mati setelah terjebak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (4/9/2026). 

Satwa dilindungi tersebut ditemukan di kawasan rimba yang cukup jauh dari permukiman. Tubuhnya hangus setelah area tempatnya berlindung terkepung kobaran api.

Aktivis pecinta satwa di Sampit, Harie, yang menemukan hewan malamg itu mengatakan trenggiling yang ditemukan merupakan individu betina dewasa dengan bobot diperkirakan mencapai 10 kilogram.

Baca Juga: Karhutla Kotim Makin Mengkhawatirkan, BKSDA Sampit: 5 Orangutan dan 1 Tenggiling Diselamatkan

“Ditemukan trenggiling di Desa Terantang Hilir dalam kondisi sudah mati terbakar akibat karhutla. Lokasinya di tengah rimba, cukup masuk ke dalam,” ujarnya kepada Kaltengpos.jawapos.com, Sabtu (5/9/2026) malam.

Menurutnya, satwa tersebut diduga tidak mampu menyelamatkan diri setelah area di sekitarnya terkepung api hingga membuat setengah dari tubuhnya nampak terpanggang. 

“Tenggiling ini betina dewasa, beratnya sekitar 10 kilogram. Nahas sekali, terbakar karena rumahnya terkepung api,” katanya.

Harie mengaku sedih melihat kondisi satwa tersebut. Menurutnya, kejadian itu kembali menunjukkan bahwa karhutla tidak hanya mengancam manusia, tetapi juga satwa liar yang kehilangan habitat dan tempat berlindung.

“Sedih melihatnya, tidak kuat. Harusnya mereka bisa hidup tenang di hutan,” ungkapnya.

Tenggiling merupakan salah satu satwa liar yang dilindungi di Indonesia. Ketika kebakaran terjadi di habitatnya, satwa yang memiliki pergerakan relatif lambat tersebut menghadapi risiko besar untuk menyelamatkan diri dari kepungan api.

Kematian tenggiling di Terantang Hilir menambah daftar satwa liar yang menjadi korban karhutla di Kotim.

Bagi pegiat konservasi, setiap kematian satwa di tengah kebakaran menjadi pengingat bahwa dampak karhutla jauh lebih luas daripada sekadar lahan yang terbakar. (*)

Editor : Agus Pramono
tenggiling tenggiling terbakar karhutla kotim satwa liar dilindungi