Rombongan HKI dari Jerman Kunjungi Kotim, Budaya Lokal Jadi Suguhan

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 15:30 WIB
Rombongan HKI dari Jerman berkunjung ke Sampit.(Miftahul Ilma/kaltengpos.jawapos.com)
Rombongan HKI dari Jerman berkunjung ke Sampit.(Miftahul Ilma/kaltengpos.jawapos.com)

SAMPIT – Keragaman budaya dan kesenian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat perhatian dari rombongan Huria Kristen Indonesia (HKI) asal Jerman. Mereka berkunjung ke Kotim untuk melihat dan mengenal lebih dekat kehidupan budaya masyarakat setempat.

Kunjungan tersebut diterima Pemerintah Kabupaten Kotim di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Senin (7/9/2026).

Pj Sekretaris Daerah Kotim Umar Kaderi menyambut kedatangan rombongan tersebut sebagai kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi budaya yang berkembang di daerah.

Menurutnya, pertemuan dengan masyarakat dari negara lain dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan sekaligus memperluas wawasan mengenai keberagaman.

“Pemkab tentu menyambut baik kunjungan ini. Kami berharap para tamu dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai budaya dan kesenian yang ada di Kotim,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah siap memberikan dukungan selama kegiatan rombongan berlangsung di Kotim. Fasilitasi tersebut diberikan agar agenda kunjungan dapat berjalan dengan lancar.

Umar menilai budaya memiliki peran penting dalam memperkenalkan karakter sebuah daerah. Tradisi, kesenian dan berbagai bentuk ekspresi masyarakat dinilai dapat menjadi sarana untuk mengenalkan Kotim kepada masyarakat di luar daerah maupun mancanegara.

“Pertemuan seperti ini bukan hanya soal kunjungan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk saling mengenal. Dari interaksi tersebut, masing-masing dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman baru,” katanya.

Menurut dia, hubungan yang terbentuk melalui kegiatan budaya juga berpotensi berkembang menjadi kerja sama maupun jejaring antarmasyarakat di masa mendatang.

Pemkab Kotim berharap pengalaman yang diperoleh rombongan selama berada di daerah dapat menjadi bagian dari cerita mengenai Kotawaringin Timur ketika mereka kembali ke Jerman.

“Semoga kunjungan ini memberikan kesan yang baik dan membuat semakin banyak orang mengenal Kotim melalui kekayaan budaya serta kesenian yang dimiliki masyarakatnya,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
Huria Kristen Indonesia (HKI) Keragaman Budaya kotim budaya