SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengungkap alasan memilih Diana Setiawan sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim. Pengalaman menduduki sejumlah jabatan strategis dan kinerja yang dinilai baik menjadi pertimbangan utama.
“Ada pertimbangan memang kita memilih Pak Diana. Salah satunya karena dia sudah menempati jabatan asisten, pernah jadi Kepala Kesbangpol. Lalu juga melihat kinerjanya bagus, sehingga kita berikan kesempatan untuk menjadi penjabat,” katanya usai pelantikan Jumat, (11/9/2026).
Halikinnor menegaskan, Diana hanya menjabat sebagai Pj Sekda karena posisi Sekda definitif harus melalui proses seleksi terbuka yang melibatkan panitia dari pemerintah pusat dan provinsi.
“Ini juga penjabat ya, jadi ada batasannya. Karena Sekda ini harus kita lakukan lelang dan melibatkan panitia pusat dan panitia provinsi,” ujarnya.
Pemkab Kotim menargetkan proses seleksi tersebut dapat segera diselesaikan sehingga Sekda definitif bisa ditetapkan maksimal dalam waktu enam bulan.
Sementara itu , Diana Setiawan mengaku bersyukur sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang kini diemban.
Menurut Diana, tugas tersebut cukup berat karena dirinya langsung menghadapi agenda pemerintahan pada penghujung tahun anggaran, termasuk pembahasan perubahan anggaran dan penyelesaian anggaran akhir tahun.
“Tugas saya cukup berat, jadi Pj Sekda apalagi di akhir tahun anggaran dan sekarang lagi kita pembahasan di perubahan dan juga di penyelesaian di akhir tahun anggaran,” ujarnya.
Fokus utama Diana adalah memperkuat komunikasi dan koordinasi antar-OPD agar tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.
“Jadi komunikasi koordinasi antar-OPD itu yang utama. Kalau koordinasi antar-OPD itu sudah bagus, maka semua program akan bisa dilaksanakan bersama,” tegasnya.
Selain menjabat sebagai Pj Sekda, Diana juga harus membagi waktu karena tetap memegang jabatan utamanya di DPMPTSP. Meski mengakui tugas tersebut berat, Diana memastikan dirinya siap menjalankan amanah yang diberikan.
“Jabatan utama saya tetap di DPMPTSP. Itu jadi tugas berat juga bagi saya harus membagi waktu antar-DPMPTSP dengan Sekda,” katanya.
“Harus siap. Ya, harus siap. Tidak ada kata tidak siap, harus siap,” pungkasnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana