RSUD Murjani Perkuat Layanan, Benahi Akses hingga Kompetensi Tenaga Medis

Bahri • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 14:40 WIB
DIWAWANCARAI  : Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany saat diwawancarai awak media belum lama ini.
DIWAWANCARAI: Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany saat diwawancarai awak media belum lama ini.

SAMPIT – RSUD dr Murjani Sampit terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan membenahi berbagai aspek, mulai dari kemudahan akses pasien, sistem administrasi, kompetensi tenaga kesehatan, hingga kesiapan sarana dan prasarana medis.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih cepat, aman, profesional, dan sesuai kebutuhan pasien.

Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, mengatakan peningkatan mutu pelayanan tidak bisa dilakukan secara parsial. Setiap unsur pelayanan harus berjalan beriringan agar masyarakat memperoleh pengalaman berobat yang lebih baik.

“Pelayanan rumah sakit perlu dibangun secara menyeluruh. Aksesnya harus mudah, tenaga kesehatannya memiliki kemampuan yang sesuai, dan fasilitas penunjangnya juga harus siap,” ujar Yulia, Selasa (15/9).

Menurutnya, dari sisi akses pelayanan, RSUD dr Murjani terus mendorong pemanfaatan teknologi digital. Pendaftaran secara daring serta penerapan rekam medis elektronik menjadi bagian dari transformasi pelayanan untuk memangkas proses administrasi dan memudahkan pasien memperoleh layanan.

Selain itu, mekanisme rujukan juga terus diperkuat. Pasien diupayakan mendapatkan penanganan sesuai kondisi medis dan kebutuhan layanan, sehingga proses pelayanan dapat berlangsung lebih terarah dan efisien.

“Tenaga kesehatan harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya. Cara berkomunikasi dengan pasien, kepedulian, serta kecepatan merespons juga merupakan bagian dari mutu pelayanan,” tegasnya.

Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan dan pelatihan. Rumah sakit tidak hanya berorientasi pada pemenuhan jumlah tenaga medis dan tenaga kesehatan, tetapi juga memastikan kualitas serta kompetensi mereka terus berkembang.

Di sisi lain, kesiapan fasilitas kesehatan menjadi perhatian penting. Peralatan medis harus dipastikan dalam kondisi baik, layak digunakan, dan menjalani kalibrasi secara berkala sesuai ketentuan. Hal ini diperlukan untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan hasil penggunaan alat tetap akurat.

Pengelolaan obat-obatan dan bahan medis habis pakai juga menjadi bagian dari pembenahan. Ketersediaannya harus dijaga dan dikendalikan agar pelayanan kepada pasien tidak terhambat akibat kekurangan kebutuhan medis.

Yulia menegaskan, seluruh pembenahan tersebut bermuara pada peningkatan mutu pelayanan. Rumah sakit dituntut tidak hanya mampu memberikan penanganan medis, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang responsif dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang profesional dan kebutuhannya dapat ditangani dengan baik,” ujarnya.

Dirinya juga menambahakan dengan pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, RSUD dr Murjani Sampit diharapkan semakin siap menjadi salah satu pusat layanan kesehatan rujukan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di Kotim.(bah).

Editor : Ayu Oktaviana
tenaga kesehatan dr Yulia Nofiany layanan kesehatan RSUD dr Murjani Sampit