SAMPIT – Memasuki hari keempat sejak insiden Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026), proses evakuasi terhadap para penumpang masih berlangsung.
Namun, hingga Rabu (16/9/2026), keluarga pasutri asal Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang berada di kapal tersebut masih belum mendapat kabar mengenai keberadaan mereka.
Baca Juga: Saat KM Virgo Kondisi Miring, Pasutri Asal Sampit Sempat Telepon Anak dan Minta Doa Agar Selamat
Kedua warga tersebut merupakan pasangan suami istri, Helianto (55) dan Novika Liana (43). Keduanya menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Anak korban, Rico, mengatakan keluarga masih menunggu perkembangan terbaru dari proses evakuasi.
Hingga hari ini, belum ada informasi mengenai kondisi maupun keberadaan kedua orang tuanya.
“Untuk proses evakuasi sendiri masih tetap berjalan hingga hari ini, namun untuk kondisi orang tua tetap belum ada kabar,” katanya, Rabu petang.
Rico mengaku mendapat informasi bahwa sejumlah penumpang kembali berhasil dievakuasi. Namun, ia belum mengetahui jumlah pasti penumpang yang telah berhasil diselamatkan hingga saat ini.
“Ada sih update terbaru yang sudah dievakuasi, cuma ulun kurang tahu jumlah pastinya berapa. Jadi masih menunggu info saja,” ujarnya.
Baca Juga: Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, Basarnas Siapkan Skenario Evakuasi Bangkai Kapal
Kondisi tersebut membuat keluarga masih berada dalam penantian. Mereka terus menunggu informasi resmi terkait perkembangan pencarian dan evakuasi, termasuk kemungkinan ditemukannya Helianto dan Novika Liana.
Sebelumnya diketahui, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut dilaporkan menghadapi cuaca buruk sebelum kemudian kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 WITA.
Rico sebelumnya mengungkapkan, komunikasi terakhir dengan keluarganya terjadi ketika ayahnya menghubungi anak-anak dan menyampaikan kondisi kapal yang mulai miring. Setelah itu, komunikasi terputus.
Kini, keluarga hanya dapat menunggu proses pencarian yang masih berlangsung dan berharap kedua orang tua Rico segera ditemukan. (*)
Editor : Agus Pramono