27 Penerbangan di Bandara H Asan Sampit Terdampak Kabut Asap

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 19:09 WIB
Penerbangan di H Asan terganggu.(Miftahul Ilma/kaltengpos.jawapos.com)
Penerbangan di H Asan terganggu.(Miftahul Ilma/kaltengpos.jawapos.com)

 SAMPIT – Sebanyak 27 penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit terdampak kabut asap karhutla dalam periode 14–24 September 2026.

Dari total 35 penerbangan yang dijadwalkan selama periode tersebut, enam penerbangan mengalami keterlambatan, sedangkan 21 lainnya dibatalkan atau ditunda.

Person In Charge Civil Aviation Publication Team (CAPT) Bandara Haji Asan Sampit, Zachrudien, mengatakan gangguan penerbangan terjadi akibat jarak pandang yang menurun karena asap karhutla.

Baca Juga: Penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit Masih Terganggu Akibat Erupsi Anak Krakatau

“Sebanyak 27 penerbangan terdampak, terdiri dari enam penerbangan yang mengalami delay dan 21 penerbangan cancel atau postponed,” katanya, Jumat (25/9/2026).

Kondisi jarak pandang di Bandara berubah-ubah selama periode tersebut. Pada 24 September, jarak pandang hanya sekitar 200 meter sehingga tiga penerbangan yang dijadwalkan pada hari itu dibatalkan.

Sebelumnya, pada 18 September, seluruh penerbangan juga tidak dapat beroperasi ketika jarak pandang turun hingga sekitar 800 meter.

Zachrudien menegaskan keputusan terkait penerbangan tetap mengutamakan keselamatan. Jika jarak pandang berada di bawah batas operasional yang dipersyaratkan, penerbangan dapat ditunda, dibatalkan, atau dialihkan.

“Kami tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas. Kondisi jarak pandang menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan apakah penerbangan dapat dilaksanakan,” imbuhnya. (*)

Editor : Agus Pramono
kabut asap ganggu penerbangan kabut asap Bandara Haji Asan