SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengerjakan pembangunan drainase permanen di Jalan Tjilik Riwut dan Jalan DI Panjaitan, Sampit. Pembangunan ini dilakukan untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi saat hujan deras.
Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, pembangunan drainase menjadi salah satu upaya pemerintah menjawab keluhan masyarakat terkait genangan hingga banjir.
“Kita berharap dengan dibangunnya drainase yang permanen ini nanti, maka ini akan teratasi, terutama masalah banjir,” kata Halikinnor saat meninjau pekerjaan tersebut, Kamis (1/10/2026) sore.
Menurutnya, drainase di Jalan Tjilik Riwut memiliki peran penting karena menjadi salah satu jalur aliran air dari kawasan sekitarnya, termasuk Pelita dan Jalan MT Haryono.
Selain itu, ruas Jalan Tjilik Riwut memiliki intensitas kendaraan yang cukup tinggi. Karena itu, pembangunan drainase di lokasi tersebut menggunakan sistem precast yang dinilai lebih kuat.
“Yang di Tjilik Riwut itu sekaligus juga mengatasi masalah di situ karena intensitas kendaraan cukup tinggi. Nah, sehingga harapan kita dengan dipasang precast maka berbeda sistemnya,” jelasnya.
Halikinnor mengatakan pembangunan drainase akan dilakukan secara bertahap. Penanganan berikutnya diarahkan ke sejumlah kawasan yang masih memiliki persoalan genangan.
“Walaupun ini juga nanti masih banyak, sebenarnya arah ke Pelita, arah sampai Antasari, itu juga nanti secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah kita,” ujarnya.
Dia meminta masyarakat memaklumi apabila pengerjaan proyek tersebut berdampak sementara terhadap aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi.
“Saya juga minta maaf, harus dimaklumi mungkin jalan agak terganggu lalu lintas selama pekerjaan, tapi ini demi kenyamanan kita semua,” pungkasnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana