SAMPIT – Pembangunan drainase permanen di Jalan Tjilik Riwut dan Jalan D.I. Panjaitan, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ditargetkan rampung akhir tahun ini.
Hingga saat ini, progres pengerjaan di kedua ruas tersebut telah mencapai sekitar 30 hingga 50 persen.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi dan Penataan Ruang Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim Mentana Dinar Tistama mengatakan, progres pembangunan drainase di Jalan Tjilik Riwut telah mencapai sekitar 50 persen. Sementara pekerjaan di Jalan D.I. Panjaitan berada di kisaran 30 hingga 35 persen.
Baca Juga: Drainase Permanen Jalan Tjilik Riwut dan DI Panjaitan Sampit Mulai Dikerjakan
“Untuk yang Tjilik Riwut kurang lebih sudah 50 persen. Kemudian untuk yang D.I. Panjaitan kurang lebih 30 persen, 35 persen. Proyeksi kita insya Allah di akhir tahun nanti bisa selesai semuanya sesuai dengan kontrak yang ada,” katanya, Jumat (2/10/2026).
Setelah pembangunan dua ruas tersebut selesai, penanganan drainase akan dilanjutkan secara bertahap ke kawasan Pelita. Kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang kerap mengalami genangan saat musim hujan.
“Di daerah Pelita, kemudian sekitar Suprapto itu kan sering terjadi banjir kalau musim hujan. Ini harapannya kita menarik air tadi dari D.I. Panjaitan. Nah, tahun depan kita lanjutkan yang ke arah Pelitanya,” jelasnya.
Mentana mengatakan, kondisi drainase di kawasan Pelita saat ini masih menjadi kendala. Sejumlah saluran mengalami penyempitan, pendangkalan hingga tertutup.
“Sempit dan pendangkalan. Tertutup, sebagian besar tertutup. Makanya kita lakukan pembersihan tadi sementara sebelum kita nanti mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi pelaksanaannya,” katanya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana